Kota Tasik Ketikone – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tasikmalaya, Dr H.Rojab Riswan Taufik S.Sos, M.Si, memberikan keterangan resmi terkait insiden yang terjadi di lingkungan salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kota Tasikmalaya yang melibatkan seorang wartawan. Insiden tersebut sebelumnya sempat mencuat ke publik dan menimbulkan dugaan adanya tindakan kekerasan yang dilakukan di lingkungan sekolah.
Dalam keterangannya, Rojab menegaskan bahwa berdasarkan hasil penelusuran dan komunikasi yang telah dilakukan, peristiwa tersebut terjadi akibat adanya kesalahpahaman antara kedua belah pihak. Ia menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya telah mengambil langkah cepat dengan memfasilitasi komunikasi dan melakukan pendekatan persuasif guna menyelesaikan permasalahan tersebut secara kekeluargaan.
“Pihak kami sudah melakukan komunikasi dengan kedua belah pihak. Kami berupaya menempuh jalur mediasi agar persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Rojab. Kepada Ketikone.com. Selasa 30 Desember 2025.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses mediasi tersebut berjalan dengan lancar dan telah menghasilkan kesepakatan bersama. “Katanya
Baca juga:Jaga Marwah Dewan, Aceng, S.H. Pimpin Badan Kehormatan DPRD Kota Tasikmalaya
Kedua belah pihak, baik dari unsur sekolah maupun wartawan yang bersangkutan, telah sepakat untuk melakukan islah dan menyelesaikan permasalahan tanpa memperpanjang konflik. Dalam pertemuan tersebut, masing-masing pihak juga telah saling memaafkan dan berkomitmen untuk menjaga hubungan yang baik ke depannya.
Rojab menambahkan bahwa Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya menghormati peran pers sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, sekaligus menegaskan pentingnya menjaga komunikasi yang baik antara insan pers dan institusi pendidikan. “Ujar Dia
Menurutnya, kejadian ini menjadi pembelajaran bersama agar ke depan tidak terjadi kesalahpahaman serupa. “Atas nama Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian yang telah terjadi. Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran bersama dan tidak terulang kembali di kemudian hari,” tuturnya.
Baca juga:Tertib Arsip Demi Pemerintahan Bersih, Wali Kota Tasikmalaya Musnahkan Arsip Inaktif
Ia juga menegaskan komitmen Disdik Kota Tasikmalaya untuk terus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, kondusif, serta terbuka terhadap kritik dan masukan, termasuk dari media. Dengan adanya penyelesaian secara damai ini, pihaknya berharap situasi kembali kondusif dan fokus utama seluruh pihak dapat kembali tertuju pada peningkatan kualitas pendidikan di Kota Tasikmalaya. “Pungkas Rojab
Reporter: Dit




