Beranda Birokrasi Sinergi Jadi Kunci! PSSI Kota Tasikmalaya Dapat Support Penuh dari PSSI Jabar

Sinergi Jadi Kunci! PSSI Kota Tasikmalaya Dapat Support Penuh dari PSSI Jabar

242
0

Kota Tasik Ketikone – Rapat Kerja (Raker) PSSI Kota Tasikmalaya tahun 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat fondasi sepak bola daerah. Ketua PSSI Kota Tasikmalaya, H. Wahid S.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini murni agenda rapat kerja untuk menyusun dan mematangkan program pembinaan satu tahun ke depan. Sabtu 28 Pebruari 2026.

Wahid menjelaskan bahwa terdapat sejumlah agenda strategis yang akan dijalankan sepanjang 2026. Di antaranya adalah pelaksanaan pelatihan lisensi pelatih D dan C sebagai langkah peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang kepelatihan. Menurutnya, peningkatan kapasitas pelatih menjadi kunci utama dalam mencetak pemain-pemain potensial yang mampu bersaing di level provinsi maupun nasional.

Selain itu, PSSI Kota Tasikmalaya juga akan kembali mengikuti dan menggelar kompetisi Liga Jabar Istimewa untuk kelompok usia 10, 11, dan 12 tahun. Sementara untuk kelompok usia 13 dan 15 tahun, akan dipersiapkan keikutsertaan dalam ajang bergengsi Piala Suratin. Kompetisi ini dinilai sebagai wadah pembinaan usia muda yang konsisten dan berjenjang.

Baca juga:Diduga Tak Terima Diberitakan, Oknum Ketua KDMP Aniaya Wartawan di Tasikmalaya

Tak hanya fokus pada kompetisi resmi, PSSI Kota Tasikmalaya juga mengagendakan Liga Pendidikan tingkat SD, SMP, dan SMA. Program ini diharapkan mampu menjaring bakat-bakat muda dari lingkungan sekolah sekaligus memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan olahraga.

Menariknya, pembinaan tidak hanya menyasar usia dini dan remaja. Raker 2026 juga menetapkan agenda kompetisi antar kecamatan untuk usia 40 tahun. Langkah ini dinilai sebagai bentuk perhatian terhadap pesepak bola senior yang tetap ingin berkontribusi dan menjaga semangat sportivitas di lapangan hijau.

“Agenda ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari program yang sudah berjalan sebelumnya. Termasuk yang baru saja kita laksanakan, Piala Jabar Istimewa. Jadi ini kesinambungan pembinaan,” ujar Wahid.

Baca juga:Usaha Padel Disorot, DPRD Kota Tasikmalaya Siap Lakukan Pengawasan Dengan Bijak

Dalam kesempatan yang sama, Wahid juga mengumumkan perkembangan signifikan dari sisi keanggotaan. Jika sebelumnya PSSI Kota Tasikmalaya memiliki 19 klub anggota, kemudian pada 2025 sempat mengeluarkan empat klub, kini jumlah anggota bertambah dengan masuknya tujuh klub baru. Dengan demikian, total klub anggota PSSI Kota Tasikmalaya saat ini berjumlah 26 klub.

Penambahan anggota ini menunjukkan meningkatnya antusiasme dan kepercayaan terhadap organisasi dalam mengelola sepak bola di Kota Tasikmalaya. Seluruh rangkaian kegiatan hasil Raker 2026 direncanakan mulai dilaksanakan pada bulan April mendatang.

Melalui Raker ini, PSSI Kota Tasikmalaya menegaskan komitmennya untuk terus membangun ekosistem sepak bola yang terstruktur, kompetitif, dan berkelanjutan mulai dari usia dini hingga level senior.

Baca juga:Ketua HDCI Tasikmalaya Pimpin Aksi Sosial, Ribuan Nasi Bok untuk Buka Puasa

Rapat Kerja PSSI Kota Tasikmalaya tahun 2026 tak hanya menjadi ajang konsolidasi internal, tetapi juga mendapat perhatian dan dukungan dari tingkat provinsi. Plt Sekretaris PSSI Jawa Barat, Muhamad Jaelani Saputra, menegaskan pentingnya penguatan program pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan di daerah.

Menurut Jaelani, PSSI Jawa Barat mendorong penuh langkah-langkah pembinaan yang telah dirancang PSSI Kota Tasikmalaya, terutama dalam pengembangan usia dini hingga remaja. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan program tersebut tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dan koordinasi yang kuat dengan pemerintah daerah.

“Kami mendorong PSSI Kota Tasikmalaya untuk terus memperkuat program pembinaan, sekaligus membangun koordinasi yang baik dengan pemerintah daerah, para stakeholder di lingkungan pemerintahan, serta Dispora Kota Tasikmalaya,” ujarnya.

Baca juga:Ketua AWP Tasik Deni, Ambil Langkah Tegas, Kasus Dugaan Pengancaman Kekerasan Resmi Bergulir di Kepolisian

Sinergi antara organisasi olahraga dan pemerintah, lanjutnya, sangat penting dalam hal dukungan fasilitas, regulasi, hingga penganggaran kegiatan. Dengan kolaborasi yang solid, pembinaan sepak bola di Kota Tasikmalaya diyakini akan lebih maksimal dan mampu melahirkan talenta-talenta unggul yang dapat bersaing di tingkat Jawa Barat bahkan nasional.

Ia juga menilai bahwa komunikasi yang intens dengan Dispora serta pihak-pihak terkait akan memperkuat legitimasi program dan memperluas dukungan masyarakat. Terlebih, sepak bola merupakan olahraga yang memiliki basis massa besar dan berpotensi menjadi kebanggaan daerah jika dikelola secara profesional.

Dukungan dari PSSI Jawa Barat ini menjadi energi tambahan bagi PSSI Kota Tasikmalaya untuk merealisasikan seluruh agenda yang telah disusun dalam Raker 2026, sekaligus mempertegas komitmen membangun sepak bola daerah melalui kolaborasi dan semangat kebersamaan.

Reporter: Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini