Tasikmalaya Ketikone – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kabupaten Tasikmalaya menjadi momentum penuh makna yang menyisakan jejak emosional bagi ribuan peserta. Mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas”, kegiatan yang digagas Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi menghadirkan aksi nyata kepedulian terhadap anak-anak.
Sebanyak 1.100 keluarga kurang mampu dan anak korban kekerasan menerima bantuan, sementara 110 anak mengikuti khitanan massal sebagai bentuk pelayanan sosial yang melibatkan berbagai elemen pemerintah, TNI, dunia usaha, dan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, Irjen Kemendes PDTT Dr. Masyhudi, Pendiri Sahabat Ryano Muhamad Ryano Panjaitan, Owner Group37 H. Cahya Gandara, Ketua KPAI Pusat Dr. Aris Adi Leksono, Regional CEO BSI Jawa Barat Fitria Ekayani, Danrem 062/Tarumanagara Kolonel Inf. Dadi Sutandi, serta Wakil Bupati Tasikmalaya H. Asep Sopari Al Ayubi.
Kehadiran para tokoh tersebut menjadi simbol kuat bahwa perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Dalam sambutannya, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menyampaikan pesan menyentuh mengenai pentingnya keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anak.
“Keluarga adalah tempat pertama anak belajar. Dari sanalah bekal mereka menghadapi tantangan hidup yang semakin kompleks,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Baca juga:Miris.! SDN Sukasari Terancam Ambruk, Proses Belajar Mengajar Terganggu
Ia juga mengajak anak-anak untuk terus menimba ilmu sebagai bekal menghadapi Indonesia Emas 2045.
“Teruslah belajar, belajar, dan belajar. Persiapkan diri menghadapi masa depan yang akan semakin penuh tantangan,” pesannya. Suasana semakin hangat ketika Pangdam memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada sejumlah anak yang berulang tahun pada hari tersebut.
Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan berbagai pihak, khususnya Pangdam III/Siliwangi yang dinilai konsisten memberikan perhatian terhadap isu perlindungan anak.
“Beliau selalu hadir ketika dibutuhkan, berbaur dengan anak-anak, dan memberikan teladan nyata tentang kepedulian,” katanya.
Baca juga:Komisi IV DPRD Tasikmalaya Rofi Hilmi, Soroti SDN Sukasari yang Memprihatinkan di Hari Anak Nasional
Sementara itu, H. Cahya Gandara menegaskan bahwa kegiatan sosial merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
“Kebahagiaan sejati adalah ketika kita mampu memberi manfaat yang luas bagi orang lain,” ungkapnya.
Rangkaian peringatan HAN 2026 juga dimeriahkan dengan pertunjukan seni, pameran karya anak, bazar UMKM, serta berbagai permainan edukatif. Seluruh rangkaian kegiatan menjadi bukti bahwa perlindungan anak bukan hanya sebatas wacana, melainkan gerakan nyata melalui kolaborasi berbagai pihak demi mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan terlindungi sebagai penerus bangsa menuju Indonesia Emas.
Reporter: Dit




