Beranda Birokrasi Wawali Diky Chandra Dorong Popularitas Kejuaraan Boxing Van Java

Wawali Diky Chandra Dorong Popularitas Kejuaraan Boxing Van Java

269
0
Poto Aditya: Wakil Walikota Tasikmalaya Rd Diky Candra Negara bersama Pertina Paseh Kota Tasikmalaya

Kota Tasik Ketikone – Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Chandra memberikan apresiasi terhadap inisiatif Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) dan pihak penyelenggara yang konsisten menghadirkan kegiatan olahraga kompetitif. Menurutnya, kejuaraan seperti ini bukan sekadar pertandingan fisik, tetapi juga sarana pembinaan karakter membangun sportivitas, disiplin, serta mental pantang menyerah pada generasi muda. Senin 02 Pebruari 2026.

Ia menilai, semakin banyak event olahraga digelar, semakin besar pula peluang lahirnya atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di level regional hingga nasional. Selain itu, kegiatan positif diyakini dapat menjadi alternatif bagi anak muda agar terhindar dari aktivitas negatif, sekaligus memperkuat persatuan melalui semangat fair play.

Kejuaraan tinju sendiri dikenal sebagai olahraga yang menuntut kombinasi kekuatan fisik, strategi, dan kecerdasan taktik. Karena itu, penyelenggaraan event ini diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan sekaligus hiburan olahraga bagi masyarakat Tasikmalaya.

Baca juga:Revitalisasi Dakwah Kreatif di Era Digital, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Buka IAIT Fast 2026

Panitia juga menargetkan partisipasi luas dengan memberikan berbagai fasilitas bagi peserta, termasuk medali, sertifikat, jersey tarung, hingga dukungan sponsor. Biaya pendaftaran ditetapkan sekitar Rp300 ribu per peserta, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan kompetisi yang profesional namun tetap terjangkau.

Geliat olahraga tinju di Tasikmalaya memang bukan hal baru. Antusiasme tinggi para atlet dan pecinta tinju sebelumnya terlihat dalam berbagai kejuaraan Pertina yang diikuti ratusan petinju dari sejumlah daerah di Jawa Barat. Ajang tersebut bahkan diharapkan mampu menemukan talenta berbakat yang dapat berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Prestasi pun mulai bermunculan. Kontingen Pertina Kota Tasikmalaya, misalnya, pernah membawa pulang satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu dalam Kejuaraan Nasional se-Indonesia sebuah bukti bahwa potensi petinju daerah semakin diperhitungkan.

Baca juga:Aksi Evaluasi Kinerja Walikota Ricuh, IKA PMII Tasikmalaya Tagih Janji “Terkoneksi Tanpa Spasi”

Melihat rekam jejak tersebut, “Boxing Van Java” dipandang sebagai momentum penting untuk memperkuat ekosistem olahraga tinju di Kota Resik. Dukungan pemerintah daerah, organisasi olahraga, serta masyarakat diharapkan mampu menciptakan pembinaan berkelanjutan sehingga Tasikmalaya tidak hanya menjadi tuan rumah kejuaraan, tetapi juga gudang atlet berprestasi.

Lebih jauh, ajang ini diharapkan dapat menanamkan pesan bahwa keberanian sejati bukanlah di jalanan, melainkan di arena pertandingan yang menjunjung aturan dan kehormatan. Dengan semangat itu, kejuaraan ini menjadi simbol bangkitnya generasi petarung yang kuat, berkarakter, dan siap membawa nama Tasikmalaya ke panggung yang lebih tinggi.

Reporter: Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini