Tasikmalaya Ketikone – Wakil Bupati Tasikmalaya H. Asep Sopari Al Ayubi menghadiri peringatan Hari Anak Nasional bersama Pangdam III/Siliwangi di Islamic Center Kabupaten Tasikmalaya. Dalam kesempatan tersebut, Wabup menegaskan bahwa perlindungan dan pemenuhan hak anak merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak.
Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam memastikan anak-anak tumbuh dan berkembang secara optimal. Peran keluarga, masyarakat, dunia pendidikan, hingga berbagai pemangku kepentingan sangat menentukan terciptanya lingkungan yang aman dan nyaman bagi anak.
“Sebetulnya inilah yang disebut kolaborasi. Melindungi, mengasuh, dan memastikan tumbuh kembang anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Yang paling penting, anak merasa nyaman di lingkungan keluarganya,” ujar Asep Sopari Al Ayubi. Kamis 23 Juli 2026.
Baca juga:Wabup Tasikmalaya Tinjau Jalan Rusak di Taraju, Tegaskan Komitmen Perjuangkan Perbaikan
Wabup juga mengapresiasi seluruh pihak yang selama ini terlibat aktif dalam perlindungan dan pendidikan anak. Menurutnya, berbagai kegiatan yang dilaksanakan secara berkesinambungan telah memberikan hasil yang positif.
Menanggapi masih adanya sekolah yang kondisinya memprihatinkan bahkan terancam ambruk, Asep menjelaskan bahwa seluruh sekolah yang mengalami kerusakan telah didata melalui sistem Dapodik dan menjadi dasar penentuan prioritas revitalisasi.
“Semuanya sudah terdaftar di Dapodik dan sudah ada urutannya untuk mendapatkan revitalisasi. Mungkin ada yang belum kebagian tahun ini, insyaallah tahun depan. Yang kerusakannya di atas 50 persen menjadi prioritas utama,” jelas Wabup.
Ia menegaskan, penentuan sekolah penerima bantuan rehabilitasi dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan dan data teknis, bukan karena kepentingan politik.
“Tidak ada unsur politik. Kita bekerja berdasarkan data. Nanti akan kita cek kembali berdasarkan data yang ada,” tegas Wabup Asep.
Wabup juga menyoroti pentingnya komunikasi dari perangkat teknis kepada masyarakat dan media. Ia meminta agar dinas terkait lebih terbuka dalam memberikan informasi.
Baca juga:Bupati Cecep Bertaruh pada Kualitas Birokrasi, Penunjukan Kurniawan Dinilai Langkah Strategis
“Makanya komunikasi itu menjadi bagian teknis. Seharusnya bagian teknis memberikan keterangan kepada masyarakat. Jangan sampai sulit dihubungi. Apa susahnya memberikan penjelasan,” tegas Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari kepada Ketikone.com
Reporter: Dit




