Beranda Birokrasi Wali Kota Tasik Viman Dampingi Kepala BPS RI Tinjau Sensus Ekonomi 2026

Wali Kota Tasik Viman Dampingi Kepala BPS RI Tinjau Sensus Ekonomi 2026

22
0

Kota Tasik Ketikone – Wali Kota Tasikmalaya, H. Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., M.B.A., mendampingi Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia, Dr. Amalia Adininggar Widyasanti, dalam kunjungan kerja memantau langsung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya Sabtu 20 Juni 2026.

Monitoring dilakukan di kawasan Pedestrian Cihideung, salah satu pusat aktivitas ekonomi Kota Tasikmalaya, untuk melihat secara langsung proses pendataan yang dilakukan para petugas sensus kepada pelaku usaha.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPS RI menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bukan sekadar agenda rutin yang diselenggarakan setiap 10 tahun sekali, melainkan sebuah “general check-up” kesehatan ekonomi Indonesia. Menurutnya, data yang dikumpulkan akan menjadi fondasi penting dalam penyusunan berbagai kebijakan pembangunan nasional.

Baca juga:Diky Candra Hadiri Kegiatan Muslimat NU, Dorong Pemanfaatan Pekarangan untuk Ketahanan Pangan

“Sensus Ekonomi ini adalah milik seluruh masyarakat Indonesia. Karena itu kami berharap masyarakat memberikan data yang akurat. Data ini bukan hanya untuk BPS, tetapi demi kepentingan bersama,” ujar Amalia.

Ia juga mengingatkan para petugas sensus agar bekerja secara teliti dan memastikan tidak ada data yang terlewat, karena akurasi menjadi kunci dalam menghasilkan informasi yang dapat dijadikan dasar pengambilan keputusan pemerintah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPR RI Ferdiansyah yang menyampaikan bahwa pihaknya menjalankan fungsi pengawasan agar pelaksanaan sensus berjalan optimal dan menghasilkan data yang valid serta dapat dipertanggungjawabkan.

Baca juga:Plh Walikota Diky Candra,Ingatkan Bahaya Pinjol dan Judol bagi Generasi Muda

“Sensus ekonomi sangat penting karena akan menjadi rujukan pemerintah pusat dalam menyusun berbagai kebijakan ekonomi, sosial, hingga program pembangunan lainnya,” ungkapnya.

Dalam sesi dialog daring bersama Kepala BPS RI, salah seorang petugas lapangan mengungkapkan bahwa tantangan yang masih dihadapi adalah tingkat penerimaan sebagian masyarakat yang belum sepenuhnya terbuka terhadap kegiatan pendataan. Padahal, sensus bertujuan memotret kondisi riil dunia usaha, mulai dari UMKM hingga perusahaan besar.

Usai monitoring lapangan, rombongan melanjutkan agenda Sosialisasi dan Komitmen Bersama Sensus Ekonomi 2026 di Aula Bappelitbangda Kota Tasikmalaya. Kegiatan tersebut melibatkan unsur pemerintah daerah, pelaku usaha, serta petugas lapangan guna menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi pelaksanaan sensus.

Baca juga:Gerindra Bersama Walikota Tanam Pohon, Perluas Gerakan Hijau di Seluruh Dapil

Sensus Ekonomi 2026 sendiri dilaksanakan secara serentak mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 dengan cakupan seluruh pelaku usaha di Indonesia. BPS menargetkan data yang diperoleh mampu menggambarkan struktur ekonomi nasional secara komprehensif hingga tingkat kabupaten dan kota.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tasikmalaya H. Viman Alfarizi Ramadhan menyampaikan apresiasinya atas dipilihnya Kota Tasikmalaya sebagai lokasi kegiatan strategis tersebut. Ia menekankan pentingnya prinsip “good data, good decision”, yakni data yang berkualitas akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.

Viman mengajak seluruh pemangku kepentingan di wilayah Priangan Timur untuk terus memperkuat kolaborasi dengan BPS. Menurutnya, Pemerintah Kota Tasikmalaya telah menjalin berbagai kerja sama, salah satunya melalui program Kelurahan Cantik (Cinta Statistik) sebagai bagian dari persiapan menuju Sensus Ekonomi 2026.

Baca juga:Dampingi Menteri PPPA, Wali Kota Viman Perkuat Sinergi Bangun Tasikmalaya Ramah Anak

Melalui pemetaan potensi ekonomi di setiap kelurahan, termasuk keberadaan UMKM, Pemerintah Kota Tasikmalaya berupaya menyusun strategi pembangunan yang lebih terarah. Pemetaan tersebut juga diharapkan dapat mendukung berbagai program strategis nasional, termasuk hilirisasi ekonomi dan penguatan ketahanan keluarga.

“Ke depan, kami menargetkan pada tahun 2027 Kota Tasikmalaya memiliki pusat-pusat pertumbuhan ekonomi yang potensial di setiap kecamatan. Dengan data yang akurat, pembangunan akan semakin efektif dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” Pungkas Viman.

Reporter: Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini