Tasikmalaya Ketikone – Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, memimpin rapat pembahasan pemberian bantuan layanan kesehatan yang berlangsung di Ruang Rapat Wakil Bupati, Jumat (20/02/2026). Rapat tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam memastikan bantuan sosial dan layanan kesehatan tersalurkan secara tepat sasaran.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya perbaikan mekanisme penentuan penerima bantuan. Menurutnya, komunikasi dan edukasi kepada masyarakat harus menjadi prioritas agar program bantuan benar-benar efektif dan tidak menimbulkan polemik di lapangan.
“Kita mempertegas posisi masyarakat yang mampu, itu sudah tidak menerima bantuan lagi, dengan cara pengecekan dan stikerisasi,” ujar Wabup.
Baca juga:Wabup Tasikmalaya Asep Sopari, Penanaman Pohon, Perkuat Mitigasi Bencana dan Lingkungan Hijau
Langkah pengecekan lapangan dan stikerisasi tersebut dinilai sebagai upaya konkret untuk menyesuaikan data administratif dengan kondisi riil masyarakat. Dengan proses validasi yang lebih ketat, diharapkan bantuan pemerintah dapat menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.
Wabup juga menjelaskan bahwa hasil penataan data akan menjadi dasar dalam menentukan jenis bantuan yang dapat diberikan, baik bantuan sosial maupun jaminan kesehatan.
“Nah dari situ, kita baru bisa mengedukasi secara riil, mana saja yang bisa dibantu betul-betul oleh kita melalui bantuan-bantuan sosial, baik sembako, PKH, termasuk juga PBI,” terangnya.
Baca juga:Wakil Bupati Tasikmalaya Dorong ISNU Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah
Rapat ini turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Kepala Dinas Sosial PPKBP3A, Kepala BPKPD, Kepala Bagian Hukum Setda, Sekretaris Dinas Kesehatan, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, perwakilan Inspektorat Daerah, perwakilan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Kepala BPJS.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menegaskan komitmennya dalam meningkatkan akurasi data penerima bantuan, sekaligus memastikan keadilan distribusi layanan kesehatan bagi masyarakat.
Reporter: Dit




