Kota Tasik Ketikone — Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Chandra Negara, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Kawalu sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat sekaligus merumuskan arah pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut Diky Chandra menekankan pentingnya penguatan sektor ekonomi kreatif sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi lokal.
Menurutnya, Kecamatan Kawalu memiliki potensi besar yang sudah dikenal luas, khususnya dalam industri bordir yang menjadi salah satu identitas unggulan Tasikmalaya.
Baca juga:Revitalisasi Dakwah Kreatif di Era Digital, Wakil Wali Kota Tasikmalaya Buka IAIT Fast 2026
“Kawalu sudah terkenal sebagai sentra produksi bordiran. Potensi ini harus terus didorong agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta membuka lapangan kerja baru,” ujar Diky. Rabu 4 Pebruari 2026.
Ia juga mengajak para pelaku usaha, pemangku kepentingan, serta masyarakat untuk terus berinovasi agar produk bordir Kawalu mampu bersaing tidak hanya di pasar regional, tetapi juga nasional hingga internasional.
Dukungan pemerintah, lanjutnya, akan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, akses pemasaran, serta penguatan permodalan bagi pelaku UMKM.
Musrenbang ini menjadi momentum strategis untuk memastikan program pembangunan benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat.
Baca juga:Kuliner Korea Jadi Magnet, Okupansi ASTON Inn Tasikmalaya Melonjak
Selain membahas infrastruktur dan pelayanan publik, perhatian terhadap pengembangan ekonomi kreatif dinilai menjadi langkah tepat dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Diky Chandra berharap kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus terjalin sehingga potensi besar yang dimiliki Kecamatan Kawalu dapat dimaksimalkan demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Jika potensi lokal kita kelola dengan baik, Kawalu tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil bordir, tetapi juga sebagai pusat ekonomi kreatif yang membanggakan Kota Tasikmalaya,” pungkas Dia.
Reporter: Dit




