Beranda Daerah Warga Kecewa Soal Rujukan, Pelayanan Puskesmas Dipertanyakan

Warga Kecewa Soal Rujukan, Pelayanan Puskesmas Dipertanyakan

44
0

Kab.Garut Ketikone — Seorang warga mengamuk di Kantor Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, karena kecewa setelah tidak mendapatkan rujukan ke rumah sakit yang ditujunya. Peristiwa tersebut terjadi saat di kantor kecamatan tengah berlangsung rapat koordinasi (rakor) warga.

Warga tersebut, Aman Saeful Rohman, kemudian ditemui oleh salah seorang pegawai Puskesmas Cisompet untuk memberikan penjelasan terkait persoalan rujukan yang dipermasalahkan.

Aman mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelayanan yang diterimanya. Menurutnya, masyarakat seharusnya mendapatkan pelayanan kesehatan secara profesional dan tidak dipersulit, terlebih pemerintah Provinsi Jawa Barat kerap mengimbau agar masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh pelayanan kesehatan.

“Harusnya pelayanan kepada masyarakat dilakukan secara profesional. Jangan sampai masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan justru merasa dipersulit,” ungkap Aman.

Sementara itu, salah seorang pegawai Puskesmas Cisompet menjelaskan bahwa proses rujukan sebaiknya dilakukan setelah pasien datang untuk diperiksa terlebih dahulu.

Menurutnya, pasien dianjurkan datang sehari sebelumnya untuk menjalani pemeriksaan, sehingga kondisi atau diagnosis pasien dapat diketahui sebelum proses rujukan dilakukan.

Ia juga menjelaskan bahwa pengajuan rujukan sejak awal terkadang dilakukan untuk mengantisipasi keterbatasan layanan pada aplikasi Mobile JKN. Pasalnya, pada waktu-waktu tertentu kuota atau jadwal pelayanan yang tersedia melalui sistem tersebut dapat penuh.

“Rujukan itu sebaiknya pasien datang sehari sebelumnya untuk diperiksa. Kalau sudah ada pemeriksaan terkait diagnosisnya, baru dilakukan rujukan. Rujukan dilakukan di awal karena Mobile JKN kadang-kadang penuh,” jelasnya.

Persoalan tersebut menjadi perhatian warga karena menyangkut akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Diperlukan komunikasi yang baik antara petugas dan pasien agar prosedur rujukan dapat dipahami dan pelayanan kesehatan tetap berjalan sesuai ketentuan tanpa menimbulkan kesan mempersulit masyarakat.

Reporter:DH/ abi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini