Beranda Birokrasi Dari Padepokan Padjadjaran, Wabup Asep Sopari Ajak Masyarakat Jaga Budaya

Dari Padepokan Padjadjaran, Wabup Asep Sopari Ajak Masyarakat Jaga Budaya

250
0
Poto Aditya: Guru besar padjadjaran Rd Sany Wijaya Nata Kusumah, Wakil Bupati Tasikmalaya Asep Sopari Al Ayubi

Tasikmalaya Ketikone – Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menghadiri acara Milangkala Padepokan Padjadjaran yang ke-57, yang berlangsung khidmat dan sarat dengan nilai-nilai budaya leluhur. Kehadiran Wakil Bupati menjadi bentuk perhatian dan dukungan pemerintah daerah terhadap eksistensi padepokan sebagai pusat pelestarian budaya dan pembinaan karakter masyarakat. Sabtu 31 Januari 2026.

Dalam acara tersebut, Wakil Bupati Tasikmalaya disambut langsung oleh Guru Besar Paguron Padjadjaran, Rd Sany Wijaya Nata Kusumah Drs, S.H, beserta para sesepuh, tokoh adat, tokoh agama, dan keluarga besar Padepokan Padjadjaran. Suasana penuh kekeluargaan dan nuansa adat Sunda begitu terasa sejak awal acara, mencerminkan kuatnya ikatan antara tradisi, spiritualitas, dan kehidupan sosial masyarakat.

Milangkala ini tidak sekadar menjadi peringatan hari jadi, tetapi juga menjadi momentum refleksi atas perjalanan panjang Padepokan Padjadjaran dalam menjaga, merawat, dan mewariskan nilai-nilai budaya leluhur kepada generasi penerus. Selama puluhan tahun, padepokan ini dikenal konsisten dalam melestarikan seni bela diri pencak silat, adat istiadat Sunda, serta pendidikan karakter yang berlandaskan nilai keagamaan dan kebangsaan.

Baca juga:Arah Pembangunan Tasikmalaya 2027 Dibahas, Bupati Cecep Buka Forum Publik

Wakil Bupati Asep Sopari Al Ayubi menyampaikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi Padepokan Padjadjaran yang terus bertahan dan berkembang di tengah arus modernisasi. Ia menegaskan bahwa budaya daerah merupakan identitas dan kekuatan bangsa yang harus dijaga bersama.

“Padepokan dan paguron seperti Padjadjaran ini memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak, berdisiplin, dan mencintai budayanya sendiri. Pemerintah daerah tentu mendukung upaya pelestarian budaya agar tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Wakil Bupati juga berharap agar nilai-nilai luhur yang diajarkan di Padepokan Padjadjaran tidak hanya diwariskan secara simbolik, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dunia pendidikan.

Baca juga:Keluhan Warga Tak Digubris? DPRD Kota Tasik Sidak Tambang Galian C di Bungursari

Sementara itu, pihak Padepokan Padjadjaran Sekjen Padjadjaran Pipin Aripin menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Wakil Bupati Tasikmalaya serta perhatian pemerintah daerah terhadap keberlangsungan padepokan.

Dukungan tersebut dinilai menjadi semangat tersendiri bagi para pengurus dan generasi penerus untuk terus menjaga amanah para leluhur.
Rangkaian kegiatan milangkala diisi dengan doa bersama, prosesi adat, serta pertunjukan seni budaya dan atraksi pencak silat khas Paguron Padjadjaran. Setiap rangkaian acara mengandung makna filosofis yang mencerminkan keseimbangan antara kekuatan fisik, ketajaman spiritual, serta keluhuran budi pekerti.

Melalui peringatan milangkala ini, Padepokan Padjadjaran kembali menegaskan perannya sebagai benteng budaya dan pusat pendidikan karakter di tengah masyarakat. Diharapkan, sinergi antara pemerintah daerah, tokoh adat, dan masyarakat dapat terus terjalin demi menjaga kelestarian budaya Sunda sebagai warisan berharga bagi generasi masa depan.

Reporter:Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini