Tasikmalaya – Ketikone || pasca terjadinya insiden pohon besar tumbang yang menimpa sebuah bangunan/tempat industri paving block di Jl.Raya Cidahu, Desa Mekarwangi, Kecamatan Cisayong, kini tempat tersebut masih dalam keadaan rusak parah/belum di betulin. Jumat, 10/10/2025.
L.Herlina sebagai pemilik perusahaan mengatakan, insiden tersebut terjadi pada hari senin malam tgl, 6/10/2025 sekitar pukul ±18.00 WIB ba’da maghrib, katanya.
“Beruntung, insiden kali ini tidak ada korban jiwa dan alhamdulillah langsung ditangani oleh unsur muspika/muspida melalui dinas terkait”, terangnya L. Herlina. Jumat, 10/10/2025, Tasikmalaya, Jawa Barat.

Namun dibalik insiden tersebut. L. Herlina diwakili anaknya N.Sheila Salsabila mengungkapkan, “harus ke siapa kami meminta bantuan untuk memperbaiki bangunan/tempat yang tertimpa pohon tersebut. Karena untuk saat ini kami belum bisa memperbaikinya dan kami terpaksa harus berhenti dulu produksi, sementara orang yang bekerja pun terpaksa berhenti dulu dikarenakan fasilitas/alat produksi tepat berada di tempat tersebut”. Ungkapnya.
“Terkait kerugian. Ia mengatakan, ya rugi besar, dari mulai bangunan/tempat, tidak bisa produksi bahkan mau ngambil barang pun tidak berani karena melihat kondisi tempatnya yang sangat miris khawatir terjadi hal yang tidak diharapkan. Kata N. Sheila Salsabila.
Lanjut Ia mengungkapkan. Sebelum insiden ini terjadi, kami sudah mencoba meminta izin untuk penebangan ke beberapa pihak namun tidak kunjung keluar izinnya, coba kalau diberi izin mungkin tidak akan terjadi seperti ini. Ujar N.Sheila Salsabila.
Sebagai masyarakat/Warga Negara Indonesia kami sangat berharap kepada pemerintah Daerah, Provinsi dan pusat untuk bisa mencarikan solusi ataupun jalan keluarnya agar bangunan/tempat bisa dipergunakan lagi sebagaimana mestinya. Pungkas N.Sheila Salsabila.
(Jnr)




