Beranda Birokrasi Diky Candra: Banyak yang Harus Dibenahi, Tujuh Program Prioritas Perlu Dipertajam

Diky Candra: Banyak yang Harus Dibenahi, Tujuh Program Prioritas Perlu Dipertajam

18
0

Kota Tasik Ketikone – Memasuki usia ke-25, Pemerintah Kota Tasikmalaya masih menghadapi sejumlah pekerjaan rumah dalam pembangunan daerah. Meski mencatat capaian berupa penurunan angka kemiskinan dan berbagai prestasi masyarakat, pemerintah mengakui masih diperlukan pembenahan agar hasil pembangunan semakin dirasakan masyarakat.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra Negara, mengatakan capaian yang telah diraih patut disyukuri. Namun, hal tersebut tidak boleh membuat pemerintah berpuas diri karena masih banyak persoalan yang harus diselesaikan.

Hal itu disampaikan Diky saat ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya seusai menghadiri upacara Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya di Lapangan Upacara Balekota Tasikmalaya, Sabtu (17/10/2026).

“Di usia 25 tahun Kota Tasikmalaya hari ini ada beberapa capaian. Salah satunya penurunan angka kemiskinan yang harus disyukuri. Tetapi, itu tidak boleh menjadi titik kepuasan bagi kami di Pemerintah Kota Tasikmalaya. Kita harus terus bergerak untuk memperbaiki,” ujarnya.

Baca juga:Diky Chandra Bicara “Napas Kebaikan” di Maulid Nabi, Minta Doa dari NU

Menurut Diky, pemerintah harus terus berkarya dan mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Ia menegaskan bahwa keterbatasan dan tantangan tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti berupaya memperbaiki keadaan.

Ia juga mengakui, selama hampir dua tahun perjalanan pemerintahan bersama Wali Kota Viman Alfarizi Ramadhan, hasil yang dicapai belum sepenuhnya maksimal. Meski demikian, ia optimistis berbagai persoalan dapat ditangani secara bertahap melalui perbaikan dan kerja yang berkelanjutan.

“Harus diakui, belum maksimal selama dua tahun ini. Masih banyak sekali yang harus kita benahi. Tetapi, kita optimistis, Insyaallah, seiring berjalannya waktu, segala sesuatunya bisa kita kendalikan dengan sebaik mungkin,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Diky turut menyoroti pelaksanaan tujuh program prioritas Pemerintah Kota Tasikmalaya, yakni Tasik Resik, Tasik Nyaman, Tasik Melayani, Tasik Religius, Tasik Gemas, Tasik Pelak, dan Tasik Pintar.

Baca juga:Dulu Rusak Parah, Kini Mulus Berkat Usulan Bupati KDS Dikabulkan Prabowo

Menurutnya, pelaksanaan ketujuh program tersebut secara umum masih berjalan relatif merata. Namun, pemerataan pelaksanaan tidak serta-merta menunjukkan bahwa seluruh program telah mencapai hasil maksimal.

“Kalau melihat tujuh program prioritas, menurut saya pelaksanaannya masih relatif rata. Tetapi, kalau ditanya sudah maksimal, tentu belum. Ada tahapan dan proses yang harus dilalui,” ungkapnya.

Karena itu, ia mendorong evaluasi dan penajaman skala prioritas berdasarkan persoalan yang paling mendesak, kemampuan anggaran, serta dampak nyata terhadap pelayanan publik dan perekonomian masyarakat.

Menurut Diky, pemerintah perlu menentukan kembali sektor-sektor yang membutuhkan perhatian utama sesuai perkembangan kondisi daerah. Dengan demikian, sumber daya yang tersedia dapat dimanfaatkan secara lebih efektif dan tepat sasaran.

Baca juga:Wabup Bandung Dorong PMI Perluas Kontribusi untuk Masyarakat

Selain mengevaluasi program pembangunan, Diky menilai pembenahan internal birokrasi menjadi salah satu hal mendasar yang perlu segera diperhatikan, termasuk pemenuhan kebutuhan sumber daya manusia dan pengisian jabatan yang masih kosong.

Ia menegaskan, kesiapan perangkat pemerintahan merupakan faktor penting dalam menunjang pelaksanaan program sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Bagaimana kita mau bergerak kalau perangkatnya belum lengkap? Hal-hal mendasar di internal pemerintahan harus dibenahi terlebih dahulu agar pelaksanaan program bisa berjalan lebih baik,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan program prioritas tidak hanya ditentukan oleh perencanaan dan penganggaran, tetapi juga kesiapan aparatur serta efektivitas pelaksanaannya di lapangan.

Baca juga:Bikin Heboh! Diky Chandra Petik Gitar dan Nyanyikan Lagu Ultah Dadakan Di HUT Ke-20 SMAN 10

Di sektor ekonomi, Diky menekankan pentingnya penguatan ekonomi lokal melalui pemasaran produk pertanian dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia mendorong pemanfaatan Pasar Online Tasik dengan pendekatan berbasis kecamatan agar produk lokal memiliki akses pemasaran yang lebih luas dan mampu menjangkau lebih banyak konsumen.

Menurutnya, potensi ekonomi masyarakat perlu terus didorong. Ia mengaku telah menghadiri ratusan kegiatan masyarakat yang diselenggarakan secara mandiri tanpa bantuan pemerintah.

Kondisi tersebut, menurut Diky, menjadi salah satu indikasi adanya potensi kemandirian ekonomi masyarakat yang patut diapresiasi, meskipun kondisi ekonomi secara umum masih menghadapi tantangan.

Baca juga:Kadis LH Ruli Hadiana, Sesuai Petunjuk Bupati Bandung Lakukan Sosialisasi Hingga Ke Tingkat Kecamatan, Dalam Penangan Sampah

Sementara itu, dalam penanganan sampah, ia membuka peluang untuk mengkaji kembali pola pengelolaan yang pernah diterapkan sebelumnya, termasuk pemanfaatan maggot, sepanjang metode tersebut terbukti efektif dan sesuai dengan kebutuhan saat ini.

Ia menilai, setiap kebijakan perlu dievaluasi secara berkala agar tetap relevan dengan persoalan yang dihadapi masyarakat.

Diky menegaskan, program prioritas pemerintah harus terus dievaluasi agar tidak sekadar memenuhi target administratif, melainkan benar-benar memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan warga.

Menurutnya, penentuan skala prioritas menjadi penting di tengah keterbatasan sumber daya dan beragam persoalan yang harus ditangani secara bersamaan.

Baca juga:Wawali Diky Chandra Buka Kejurdo Ketum Cup ke-V BKC Kota Tasikmalaya, Diikuti 300 Lebih Karateka Antar-Dojo

“Kita perlu melihat apa yang paling utama dan paling dibutuhkan saat ini, kemudian memastikan program tersebut bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Memasuki usia ke-25 Kota Tasikmalaya, evaluasi tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kinerja pemerintahan, membenahi birokrasi, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong pembangunan ekonomi yang lebih adaptif terhadap kondisi daerah.

Diky berharap, berbagai capaian yang telah diraih dapat menjadi penyemangat bagi pemerintah untuk bekerja lebih baik, tanpa mengabaikan pekerjaan rumah yang masih membutuhkan perhatian serius.

Dengan demikian, peringatan hari jadi tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga momentum untuk memastikan bahwa pembangunan Kota Tasikmalaya semakin terarah dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Reporter: Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini