Beranda Birokrasi Camat Katapang Apresiasi Festival Rasa Rupa, Dorong Pelestarian Seni dan Budaya Lokal

Camat Katapang Apresiasi Festival Rasa Rupa, Dorong Pelestarian Seni dan Budaya Lokal

14
0

Kab.Bandung Ketikone – Camat Katapang, Rahmat Hidayat, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Festival Rasa Rupa yang digelar di Desa Sangkanhurip, yang digelar di Lapangan Perumahan Teduh, Desa Sangkanhurip, Kecamatan Katapang (11/10/2026), Kegiatan tersebut dinilai menjadi salah satu upaya untuk menjaga eksistensi seni dan budaya lokal sekaligus memberikan ruang bagi para seniman untuk menampilkan kreativitasnya kepada masyarakat.

Rahmat Hidayat mengatakan, seni dan budaya di wilayah Kecamatan Katapang hingga kini masih eksis dan terus dikembangkan. Menurutnya, Festival Rasa Rupa menjadi salah satu bukti bahwa nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat masih mendapat perhatian dan perlu terus dilestarikan.

“Sekali lagi, di wilayah Kecamatan Katapang, seni budaya masih eksis dan bahkan terus dikembangkan. Salah satunya melalui gelaran Festival Rasa Rupa ini,” ujar Rahmat Hidayat.

Baca juga : Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Bandung Perkuat Karakter dan Budaya Sunda

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Kebudayaan yang turut memberikan perhatian terhadap penyelenggaraan festival tersebut. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian budaya daerah agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Rahmat berharap, ke depan kegiatan Festival Rasa Rupa dapat terus berkembang dan memiliki peluang untuk ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda. Dengan demikian, festival tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Desa Sangkanhurip, tetapi juga menjadi identitas budaya Kecamatan Katapang.

“Mudah-mudahan kegiatan ini nantinya bisa menjadi warisan budaya takbenda dan menjadi kebanggaan budaya Kecamatan Katapang, khususnya Desa Sangkanhurip. Selain itu, mudah-mudahan dapat menjadi motivasi bagi desa-desa lainnya,” tuturnya.

Ia meyakini, desa-desa lain di wilayah Kecamatan Katapang juga memiliki potensi seni dan budaya yang masih terjaga. Beragam kegiatan tradisional dan ekspresi kesenian masyarakat merupakan kekayaan lokal yang perlu mendapatkan ruang, perhatian, serta dukungan agar dapat terus berkembang.

Lebih lanjut, Rahmat menjelaskan bahwa pemerintah kecamatan berupaya memberikan ruang kepada para seniman untuk menampilkan karya dan kemampuan mereka. Salah satunya melalui kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang menjadi kesempatan bagi para pelaku seni untuk tampil di tingkat kecamatan.

“Setiap ada kegiatan peringatan kemerdekaan, kami membuka ruang bagi para seniman untuk tampil di Kecamatan Katapang,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengakui bahwa kesempatan tersebut masih terbatas karena keterbatasan ruang dan anggaran. Akibatnya, belum semua kelompok seni dapat terakomodasi dan biasanya hanya perwakilan yang berkesempatan tampil.

Karena itu, ia berharap perhatian terhadap seni dan budaya daerah dapat terus ditingkatkan, baik melalui penyelenggaraan festival maupun kegiatan lainnya yang melibatkan masyarakat dan komunitas seni.

Menurutnya, pelestarian budaya membutuhkan keterlibatan bersama, mulai dari pemerintah, pemerintah desa, komunitas seni, generasi muda, hingga masyarakat. Dengan adanya ruang berekspresi dan dukungan yang berkelanjutan, seni budaya lokal di Kecamatan Katapang diharapkan tetap hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan masyarakat.

Festival Rasa Rupa pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap warisan budaya sekaligus mendorong desa-desa lain menggali dan mengembangkan potensi seni budaya di wilayahnya masing-masing.

 

Reporter : Den

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini