Kabupaten Bandung Qjabar – Festival Raksa Rupa yang akan digelar oleh Karang Taruna Desa Sangkanhurip, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, tidak hanya menjadi ajang untuk menampilkan berbagai kreasi seni dan budaya lokal.
Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Sangkanhurip untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk-produk unggulan mereka kepada masyarakat.
Festival Raksa Rupa dirancang sebagai kegiatan yang menggabungkan unsur seni, budaya, kreativitas pemuda, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kehadiran UMKM menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut, sehingga festival tidak hanya menghadirkan hiburan dan pertunjukan seni, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat berbagai produk lokal yang dihasilkan para pelaku usaha di Desa Sangkanhurip, Rabu 7 Oktober 2026.
Dalam pelaksanaannya, pihak panitia akan menyediakan sejumlah stan yang dapat digunakan para pelaku UMKM untuk memamerkan dan menjajakan berbagai produk mereka. Beragam produk lokal nantinya diharapkan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang hadir dalam Festival Raksa Rupa.
Ketua Karang Taruna Desa Sangkanhurip, Muhammad Erga Yogantara Sudrajat, mengatakan bahwa keterlibatan para penggiat UMKM merupakan bagian dari upaya panitia untuk memberikan ruang sekaligus mendukung perkembangan usaha masyarakat desa.
Menurut Erga, keberadaan UMKM di tengah kegiatan Festival Raksa Rupa diharapkan dapat membuka kesempatan lebih luas bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan calon konsumen secara langsung.
“Tujuan kami melibatkan para penggiat UMKM adalah memberikan ruang kepada mereka untuk memperkenalkan dan memasarkan produk lokal yang ada di Desa Sangkanhurip. Jadi, Festival Raksa Rupa ini bukan hanya tentang seni dan budaya, tetapi juga bagaimana potensi ekonomi masyarakat bisa ikut tumbuh dan berkembang,” ujar Erga.
Baca juga : Ucapkan Terima Kasih atas Realisasi Roda Pengangkut Sampah dari Anggota DPRD Ir. Aep Dedi
Ia menambahkan, Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan di tingkat desa memiliki kepedulian terhadap berbagai potensi yang ada di masyarakat. Karena itu, pelaksanaan Festival Raksa Rupa diharapkan mampu menjadi wadah bersama untuk mengembangkan kreativitas pemuda sekaligus mendorong potensi ekonomi lokal.
Menurutnya, UMKM merupakan salah satu kekuatan ekonomi masyarakat yang perlu mendapatkan ruang untuk berkembang. Dengan adanya stan khusus UMKM dalam festival, para pelaku usaha dapat berinteraksi langsung dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan produk mereka secara lebih luas.
“Harapannya, para pelaku UMKM tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi benar-benar mendapatkan manfaat dari kegiatan ini. Produk mereka bisa dikenal lebih banyak masyarakat, sehingga ke depan dapat membuka peluang pasar yang lebih luas,” katanya.
Erga juga berharap masyarakat Desa Sangkanhurip dapat ikut berpartisipasi dan mendukung para pelaku UMKM lokal dengan membeli serta menggunakan produk-produk yang dihasilkan oleh masyarakat sendiri.
Dengan konsep tersebut, Festival Raksa Rupa diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi antara pemuda, pelaku UMKM, seniman, budayawan, pemerintah desa, serta masyarakat. Semangat kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menghidupkan berbagai potensi lokal yang dimiliki Desa Sangkanhurip.
Selain menghadirkan stan UMKM, Festival Raksa Rupa juga akan menampilkan berbagai kreasi seni dan budaya yang menjadi bagian dari kreativitas masyarakat serta generasi muda. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi ruang ekspresi sekaligus sarana untuk menjaga dan mengenalkan budaya lokal kepada generasi berikutnya.
Melalui Festival Raksa Rupa, Karang Taruna Desa Sangkanhurip ingin menunjukkan bahwa kegiatan kepemudaan dapat dikembangkan menjadi kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan hiburan, tetapi juga mampu menjadi wadah promosi budaya, kreativitas, sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.
Panitia pun mengajak masyarakat untuk turut hadir dan meramaikan Festival Raksa Rupa. Dengan dukungan masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan dapat berjalan meriah serta memberikan dampak positif bagi para pelaku seni, pemuda, dan khususnya pelaku UMKM di Desa Sangkanhurip.
Festival Raksa Rupa pada akhirnya diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan dalam mengembangkan potensi seni, budaya, kreativitas pemuda, dan ekonomi lokal Desa Sangkanhurip.
Reporter : Den




