Beranda Birokrasi Masuk 10 Besar WJIC Dua Tahun Berturut-turut, Proyek Pasar Padakembang Tasikmalaya Raih...

Masuk 10 Besar WJIC Dua Tahun Berturut-turut, Proyek Pasar Padakembang Tasikmalaya Raih Nilai Tertinggi

13
0
Poto Dok: Wakil Bupati Tasikmalaya H Asep Sopari Al Ayubi

Tasikmalaya Ketikone – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus berupaya memperkenalkan potensi dan proyek strategis daerah kepada calon investor. Salah satunya melalui keikutsertaan dalam ajang West Java Investment Challenge (WJIC) 2026, dengan mengusung proyek pembangunan dan relokasi Pasar Padakembang.

Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., M.I.P., menerima kunjungan Tim WJIC dan Bank Indonesia Jawa Barat di Pendopo Baru, Rabu (30/9/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian akhir penilaian WJIC 2026 melalui kegiatan site visit terhadap proyek-proyek terpilih.

Dalam kesempatan itu, Wabup Asep menyampaikan bahwa kunjungan lapangan menjadi tahapan penting untuk melihat secara langsung kondisi lokasi serta kesiapan proyek yang diusulkan. Dengan demikian, penilaian tidak hanya bertumpu pada dokumen, angka, gambar, maupun paparan yang disampaikan oleh pemerintah daerah.

Baca juga:Kadis LH Ruli Hadiana, Sesuai Petunjuk Bupati Bandung Lakukan Sosialisasi Hingga Ke Tingkat Kecamatan, Dalam Penangan Sampah

“Kita tidak lagi hanya bicara mengenai proyek melalui dokumen, angka, gambar, maupun paparan. Hari ini kita akan melihat langsung lokasi yang menjadi rencana pembangunan dan relokasi Pasar Padakembang,” ujar Wabup Asep.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada tim penilai untuk memperoleh gambaran yang lebih konkret mengenai rencana pengembangan Pasar Padakembang, termasuk kondisi lokasi yang diproyeksikan menjadi bagian dari pembangunan ekonomi daerah.

Wabup Asep menjelaskan bahwa WJIC memiliki arti penting bagi Kabupaten Tasikmalaya. Ajang tersebut menjadi salah satu sarana untuk mempertemukan potensi dan proyek strategis daerah dengan dunia usaha, lembaga keuangan, serta calon investor.

Baca juga:Bupati Cecep Dorong Investasi Panas Bumi Gunung Galunggung, Manfaat bagi Masyarakat Jadi Sorotan

“Bagi Kabupaten Tasikmalaya, WJIC memiliki arti penting. Kami aktif mengikuti kegiatan ini sebagai salah satu ruang untuk membawa potensi dan proyek strategis daerah agar dapat bertemu dengan dunia usaha, lembaga keuangan, dan calon investor,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Tasikmalaya berhasil masuk dalam 10 besar WJIC selama dua tahun berturut-turut. Pada penyelenggaraan tahun 2026, proposal proyek Pasar Padakembang bahkan memperoleh nilai tertinggi di antara seluruh proposal proyek yang diajukan oleh kabupaten/kota.

Capaian tersebut menjadi modal bagi pemerintah daerah untuk memperkenalkan rencana pengembangan Pasar Padakembang secara lebih luas, sekaligus membuka peluang kerja sama dengan pihak yang memiliki kapasitas pembiayaan dan pengembangan investasi.

Baca juga:Wabup Bandung Dorong PMI Perluas Kontribusi untuk Masyarakat

Rencana pembangunan dan relokasi Pasar Padakembang diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pengembangan infrastruktur perdagangan di Kabupaten Tasikmalaya.

Pasar rakyat memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian lokal. Selain menjadi tempat transaksi antara pedagang dan pembeli, keberadaan pasar juga berkaitan dengan distribusi barang, rantai pasok kebutuhan masyarakat, serta keberlangsungan usaha mikro dan kecil.

Karena itu, perencanaan pembangunan pasar perlu memperhatikan kebutuhan pedagang dan konsumen, aksesibilitas lokasi, ketersediaan sarana pendukung, serta keberlanjutan aktivitas perdagangan selama proses pembangunan dan relokasi berlangsung.

Baca juga:Bupati Cecep Dorong Investasi Panas Bumi Gunung Galunggung, Manfaat bagi Masyarakat Jadi Sorotan

Keikutsertaan dalam WJIC juga membuka ruang untuk memperkenalkan kebutuhan investasi proyek kepada calon mitra. Namun, tindak lanjutnya tetap memerlukan perencanaan yang matang, kejelasan skema pembiayaan, serta kajian kelayakan agar proyek dapat direalisasikan sesuai kebutuhan daerah.

Melalui kunjungan lapangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap proyek Pasar Padakembang memperoleh perhatian dari para pemangku kepentingan dan berpeluang melangkah ke tahap pengembangan berikutnya.

Ke depan, tantangan yang perlu dijawab bukan hanya mempertahankan capaian dalam ajang penilaian investasi, tetapi juga memastikan bahwa rencana proyek dapat diwujudkan dan memberikan manfaat nyata bagi pedagang, masyarakat, serta pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tasikmalaya.

Reporter: Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini