Beranda Ragam Berita Desa Katapang Perkuat Tata Kelola Pengelolaan Sampah dari Hulu

Desa Katapang Perkuat Tata Kelola Pengelolaan Sampah dari Hulu

22
0

Kab.Bandung Ketikone — Pemerintah Desa Katapang, Kecamatan Katapang, Kabupaten Bandung, terus mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya dalam pengelolaan sampah dari tingkat hulu.

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi tingkat desa dengan tema “Pembentukan/Penguatan Organisasi Tata Kelola Layanan Pengumpulan Sampah di Hulu secara Terpilah Tingkat Desa”, yang dilaksanakan di Aula Desa Katapang, Kecamatan Katapang, Kamis (18/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Katapang Heri Fajri, Ketua BPD Katapang Lukman Munawar, Camat Katapang Rahmat Hidayat, narasumber Dadan Iskandar, serta para ketua RT, RW dan unsur terkait lainnya.

Kepala Desa Katapang, Heri Fajri, mengatakan bahwa pemerintah desa secara berkelanjutan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan, terutama dalam menangani persoalan sampah.

“Dalam hal ini kami terus memberikan edukasi kepada seluruh masyarakat Katapang bagaimana kita harus menjaga lingkungan, terutama terkait masalah sampah. Alhamdulillah, Desa Katapang menjadi salah satu desa yang terpilih dalam program yang berkaitan dengan lingkungan,” ujar Heri.

Menurutnya, pengelolaan sampah tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah desa. Keterlibatan masyarakat, termasuk para pengurus lingkungan, RT dan RW, menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang baik.

“Para pengurus, RW dan RT juga harus ikut ambil bagian dalam pengelolaan sampah. Kami berharap kesadaran ini terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga persoalan sampah dapat ditangani secara bersama-sama,” katanya.

Heri juga berharap adanya dukungan dari pemerintah kecamatan maupun Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya dalam penyediaan sarana dan prasarana pengangkutan sampah. Menurutnya, kebutuhan armada pengangkut seperti cator sangat diperlukan untuk menunjang pelayanan pengumpulan sampah dari masyarakat.

“Kami juga berharap kepada pemerintah kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Bandung untuk membantu dalam pengangkutan sampah. Dalam hal ini kami membutuhkan armada pengangkut, seperti cator, agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan lebih baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Katapang Rahmat Hidayat menyampaikan bahwa Pemerintah Kecamatan Katapang akan terus memberikan masukan, dorongan, serta pembinaan kepada pemerintah desa dan masyarakat dalam upaya menjaga lingkungan.

Rahmat menegaskan bahwa persoalan lingkungan, khususnya sampah, merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi aktif, mulai dari tingkat rumah tangga hingga lingkungan RT dan RW.

“Kami dari Pemerintah Kecamatan Katapang akan terus memberikan masukan, dorongan dan pembinaan. Terkait lingkungan, terutama masalah sampah, semuanya harus ikut berpartisipasi. Menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” ujar Rahmat.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Katapang yang dinilai telah menunjukkan kepedulian terhadap persoalan lingkungan melalui penguatan tata kelola pengelolaan sampah di tingkat desa.

“Kami memberikan apresiasi kepada Desa Katapang yang telah peduli terhadap lingkungan, terutama dalam penanganan masalah sampah. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Baca juga : Pemkab Bandung Bentuk Tim Pantau ASN, Judi Online Jadi Perhatian Serius

Dalam kegiatan tersebut, narasumber Dadan Iskandar menekankan pentingnya pendampingan dan keterlibatan masyarakat dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkesinambungan.

Menurut Dadan, masyarakat tidak seharusnya hanya mengandalkan pemerintah dalam menangani persoalan sampah. Kesadaran untuk memilah dan mengelola sampah harus dimulai dari masyarakat itu sendiri.

“Tentunya kami memberikan pendampingan agar seluruh masyarakat bisa ikut ambil bagian dan peduli terhadap persoalan sampah. Jangan sampai semuanya hanya mengandalkan pemerintah,” jelas Dadan.

Ia juga menjelaskan bahwa sampah, apabila dikelola dengan baik dan dipilah sejak dari sumbernya, tidak selalu menjadi persoalan. Bahkan, sampah tertentu dapat memiliki nilai ekonomi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Dalam hal sampah juga bisa menghasilkan ekonomi apabila masyarakat mau memilah dan mengelolanya. Karena itu, pengelolaan sampah harus dilakukan secara berkesinambungan dan berkelanjutan,” pungkasnya.

 

Reporter : Den

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini