Beranda Birokrasi H. Wahid Tegaskan PKB Tak Main-main Hadapi 2029, Musran Disiapkan Hingga Tingkat...

H. Wahid Tegaskan PKB Tak Main-main Hadapi 2029, Musran Disiapkan Hingga Tingkat RT

16
0

Kota Tasik Ketikone — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tasikmalaya mulai memanaskan mesin politik menghadapi agenda politik 2029. Langkah tersebut dilakukan melalui proses Musyawarah Ranting (Musran) yang akan dilaksanakan secara berjenjang hingga tingkat kelurahan dan ditargetkan memiliki jejaring sampai tingkat RT.

Ketua DPC PKB Kota Tasikmalaya yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Wahid, S.Pd., mengatakan, setelah pelaksanaan Muscab dan terbentuknya kepengurusan baru DPC, pihaknya langsung mempersiapkan tahapan Musran.

“Setelah Muscab dan kepengurusan baru DPC selesai, kami melaksanakan Musran, mulai dari musyawarah ranting sampai ke tingkat RT. Alhamdulillah, kami bisa bertemu dengan pengurus baru ranting. Ini bagian dari upaya memanaskan mesin politik menghadapi 2029,” ujar Wahid, Kamis 20 Agustus 2026.

Baca juga:Diky Candra Raih Galunggung Awards, Dedikasi Pelestarian Budaya Sunda Mendapat Apresiasi

Menurutnya, proses pembentukan kepengurusan di PKB dilakukan secara selektif. Sebelum Musran digelar, terdapat tahapan pra-Musran yang menjadi ruang untuk menguji kelayakan dan kepatutan calon pengurus melalui proses wawancara.

“Di PKB memang berbeda. Sekarang ada pra-Musran, yaitu sesi untuk menguji kepengurusan, kelayakan dan kepatutan melalui wawancara oleh pihak kepengurusan,” jelasnya.

Wahid menambahkan, calon pengurus ranting yang mengikuti proses tersebut tidak hanya dilihat dari sisi politik, tetapi juga dari aktivitas dan kiprahnya di tengah masyarakat. Mereka diharapkan memiliki pengalaman dalam kegiatan kemasyarakatan, keagamaan, sosial, kepemudaan maupun pemerintahan.

Baca juga:Diky Candra Tutup Karnaval Budaya Mugarsari, Wahid: Ini Agenda Tahunan Warga

“Karena di PKB tidak boleh hanya datang ketika dibutuhkan. Kami melihat siapa saja yang aktif di masyarakat, keagamaan, sosial, kepemudaan dan pemerintahan. Salah satu kriterianya juga maksimal usia 40 tahun,” katanya.

Setelah proses pendataan dan verifikasi kepengurusan dinilai lengkap, PKB Kota Tasikmalaya akan melaksanakan Musran. Tahapan tersebut sekaligus menjadi bagian dari proses penggodokan kepengurusan dan pelatihan kader.

“Pra-Musran ini untuk menggodok kepengurusan sekaligus pelatihan pengkaderan. Bagaimana kader memahami PKB, termasuk memahami AD/ART. Setelah itu akan dilakukan penyerahan SK kepengurusan,” terang Wahid.

Baca juga:Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tasikmalaya, Bupati Cecep Paparkan Capaian dan 13 Program Prioritas Pembangunan

Saat disinggung mengenai kesiapan menghadapi Pilkada 2029, Wahid menegaskan bahwa PKB saat ini lebih fokus membangun dan memperkuat mesin politik serta jejaring organisasi hingga tingkat paling bawah.

Menurutnya, kekuatan politik akan terbentuk apabila struktur organisasi berjalan dengan baik dan memiliki jaringan yang kuat di tengah masyarakat.

“Kalau urusan Pilkada, itu ketika mesin politik sudah berjalan. Jejaring kita punya sampai tingkat RT, RW. Ketika kita punya kekuatan gerakan ke bawah dan jaringan yang kuat, dengan kekuatan politik apa pun bisa dilakukan,” ujarnya.

Baca juga:Hadiri Haul KH. Buchori, Diky Candra Dorong Ponpes Bustanul Ulum Makin Maju

Meski demikian, Wahid belum menyebutkan secara spesifik arah dukungan maupun kandidat yang akan diusung PKB pada Pilkada mendatang.

“Mohon doanya saja,” pungkas Wahid.

Reporter: Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini