Kab.Bandung Ketikone – Kepala Desa Margahayu Selatan, Farhan Taufik Akbar SE, saat berada dikantor Desa Margahayu Selatan, Kecamatan Margahayu menyampaikan, bahwa kebutuhan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) diwilayahnya hingga saat ini masih cukup banyak.
Berdasarkan usulan yang masuk melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) desa dari berbagai RW, masih banyak warga yang membutuhkan bantuan perbaikan rumah agar dapat memiliki hunian yang lebih layak, aman dan sehat.
Baca juga : Peringati Hari Lahir Pancasila, KDS Ajak Warga Kabupaten Bandung Perkuat Persatuan
Menurut Farhan, pemerintah desa terus berupaya mengakomodasi berbagai usulan masyarakat terkait program Rutilahu. Namun demikian keterbatasan anggaran yang terjadi akibat kebijakan efisiensi menjadi salah satu kendala sehingga belum seluruh pengajuan dapat terakomodasi dalam waktu bersamaan.
“Memang dari beberapa RW masih banyak yang mengajukan bantuan Rutilahu melalui Musrenbang desa. Akan tetapi, karena keterbatasan anggaran dan adanya efisiensi, belum semua kebutuhan masyarakat dapat terkaper. Oleh karena itu, kami berusaha menentukan skala prioritas agar warga yang kondisinya paling membutuhkan dapat segera mendapatkan bantuan, “ujarnya.
Farhan juga menjelaskan bahwa bantuan Rutilahu dari pemerintah pada dasarnya bersifat stimulan atau bantuan pendorong. Karena itu, keberhasilan program tersebut juga sangat bergantung pada partisipasi dan gotong royong masyarakat serta dukungan dari berbagai pihak.
Pemerintah desa juga berharap adanya sinergi yang lebih kuat dengan dunia usaha, termasuk melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) seperti yang dilakukan Pentahelix maupun pihak – pihak lainnya, kolaborasi tersebut dinilai sangat penting untuk membantu mempercepat penanganan rumah – rumah tidak layak huni yang masih tersebar diwilayah desa.
“Kami berharap ada kerja sama yang lebih luas dengan perusahaan maupun para pemangku kepentingan lainnya. Selain dari pemerintah, semangat swadaya masyarakat juga perlu terus ditingkatkan agar program Rutilahu dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan, “katanya.
Lebih lanjut Farhan berharap pemerintah daerah, provinsi dan pusat dapat memberikan perhatian lebih besar terhadap program Rutilahu. Sebab kebutuhan rumah layak huni bukan hanya berkaitan dengan aspek fisik bangunan, tetapi juga menyangkut kualitas hidup, kesehatan, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Harapan kami, program Rutilahu terus menjadi prioritas pembangunan, selama ini bantuan sering difokuskan pada penanganan pascabencana, padahal masih banyak masyarakat kurang mampu yang membutuhkan rumah yang layak huni untuk ditempati.
Karena hunian yang layak merupakan kebutuhan dasar yang harus difasilitasi agar masyarakat dapat hidup lebih sehat, aman dan sejahtera, melalui dukungan pemerintah, dunia usaha dan partisipasi masyarakat, diharapkan program Rutilahu di Desa Margahayu Selatan dapat terus berjalan dan menjawab kebutuhan warga yang hingga saat ini masih menantikan bantuan perbaikan rumah.
Reporter : Den




