Kab.Bandung Ketikone – Kepala Desa Sukamenak, Taufik SE, momentum Hari Jadi Ke – 385 Kabupaten Bandung yan biasa dilaksanakan setiap tanggal 20 April merupakan momentum sinergitas pemerintah, hal ini dikatakan Taufik SE usai ikuti rapat Koordinasi dengan Camat Margahayu, di Kantor Kecamatan Margahayu (13/04/2026).
Hal ini menurut Taufik di era sekarang ada sebuah kebijakan yang dimotori oleh Pemerintah Pusat menjadi gelombang kebijakan yang bisa direspon positif oleh steakholder pemerintah dibawahnya, termasuk pemerintahan desa.
“Ini mudah – mudahan menjadi momentum kita untuk lebih menguatkan sinergitas, dan menyikapi hal tersebut tentunya harus mengoptimalkan pelayanan pada masyarakat, dimana kita juga harus bagaimana mencari solusi dampak, seperti halnya masalah lingkungan, dan ini tentunya permasalahan ini bukan hanya pemerintah saja, tetapi seluruh unsur harus turun termasuk masyarakat.
Baca juga :Â KONI Kab.Bandung Gelar Tes Fisik, Diikuti 400 Atlet Porprov XV 2026
Hal ini kita juga harus mengedukasikan dan mendorong masyarakat untuk selalu peduli terhadap lingkungan dan berkontribusi menjaga lingkungan sekitar dan lingkungannya sendiri.
Dalam rapat koordinasi ini sebagai tindak lanjut dari kunjungan Bupati Bandung ke Kecamatan Margahayu dimana beliau mengintruksikan bagaimana penanganan masalah banjir yang biasa terjadi di wilayah Margahayu dengan membentuk tim pentahelik.
Harus juga diketahui di Margahayu memang berbeda dengan Dayeuhkolot, karena kalau di Dayeuhkolot banyak para pelaku industri yang terdampak langsung banjir, sehingga jika ada banjir mereka selalu responsif, karena mereka bisa merasakan langsung oleh para pengusaha.
Sementara di Margahayu sulit untuk menggerakan para pelaku usaha karena mereka tidak terlalu terdampak langsung, oleh karena itu dalam rapat koordinasi ini kita akan membentuk satgas penertiban bangunan liar diatas sempadan sugai, terus berkoordinasu dan berkolaburasi dengan Dinas Lungkungan Hidup dalam penanganan sampah,untuk Tim Pentahelik sebenarnya sudah dibangun di desa, hanya saja tinggal memaksimalkan, memang permasalahan sampah terkendalanya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Reporter : Den




