Beranda Birokrasi Kolaborasi Al Mekah dan Bakesbangpol untuk Generasi Emas Jawa Barat, Ditopang Kehadiran...

Kolaborasi Al Mekah dan Bakesbangpol untuk Generasi Emas Jawa Barat, Ditopang Kehadiran DPR RI

244
0
Poto: Anggota DPR RI Komisi 1, Fraksi PKB H. Oleh Soleh S.H, setelah menghadiri seminar Al Mekah-Bakesbangpol

Kota Tasik Ketikone – Seminar Al Mekah bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) digelar dengan suasana khidmat dan penuh antusias di salah satu hotel di Kota Tasikmalaya. Acara yang mengusung tema “Al Mekah Foundation Menuju Jabar Istimewa: Membangun Generasi Emas” ini dihadiri peserta dari berbagai daerah, mulai dari Garut, Bandung, hingga Tasikmalaya. Kegiatan tersebut menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Anggota DPR RI Komisi I, H. Oleh Soleh, S.H., yang turut memberikan dukungan dan pandangannya dalam pembangunan generasi Jawa Barat. Sabtu 15 Nopember 2025.

Sejak pagi, ruang seminar sudah dipadati oleh tamu undangan dari berbagai latar belakang. Pihak Al Mekah Foundation menyambut para peserta dengan penuh kehangatan, menunjukkan keseriusan mereka dalam memperkuat peran kelembagaan dalam membentuk generasi unggul. Lewat seminar ini, Al Mekah menegaskan bahwa pembangunan generasi emas membutuhkan sinergi berkelanjutan antara lembaga pendidikan, pemerintah, organisasi masyarakat, dan keluarga.

Dalam kesempatan tersebut, H. Oleh Soleh, S.H., memberikan arahan penting terkait peran strategis generasi muda dalam menghadapi dinamika global, terutama di era digital dan informasi. Sebagai anggota DPR RI Komisi I yang membidangi pertahanan, komunikasi, dan informasi, Oleh Soleh menekankan pentingnya literasi digital, moderasi pemikiran, serta penguatan identitas kebangsaan. Ia mengapresiasi langkah Al Mekah Foundation yang menghadirkan ruang edukasi lintas daerah, karena menurutnya, Jawa Barat membutuhkan gerakan kolektif untuk menciptakan SDM yang unggul, kritis, dan berdaya saing.

Sementara itu, perwakilan dari Bakesbangpol menyampaikan pentingnya menanamkan wawasan kebangsaan di tengah masyarakat yang semakin beragam pola pikir. Mereka menilai bahwa kegiatan ini menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai persatuan, toleransi, dan kemandirian kepada generasi muda. Menurut Bakesbangpol, stabilitas sosial di Jawa Barat akan tercipta apabila generasi mudanya dibekali karakter yang kuat, pemahaman kebangsaan yang baik, serta kemampuan adaptasi terhadap perubahan zaman.

Diskusi antar peserta berjalan interaktif dan penuh gagasan. Peserta dari Garut, Bandung, hingga Tasikmalaya mengemukakan tantangan yang mereka hadapi dalam membina remaja dan pemuda di daerah masing-masing. Mulai dari persoalan degradasi moral, tekanan dunia digital, hingga kebutuhan program pembinaan yang lebih kontekstual dan relevan. Para narasumber memberikan berbagai perspektif dan solusi, yang kemudian menjadi momentum penting bagi peserta untuk menyusun langkah-langkah pembinaan di tingkat lokal.

Al Mekah Foundation turut memaparkan berbagai praktik baik (best practices) yang telah mereka jalankan dalam pembinaan karakter dan pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan. Pendekatan yang mereka terapkan dinilai mampu menjawab kebutuhan remaja masa kini tanpa meninggalkan akar budaya dan spiritual masyarakat. Para peserta memberikan apresiasi atas kiprah Al Mekah yang konsisten berkontribusi di bidang pendidikan dan sosial.

Menjelang penutupan acara, suasana semakin hangat dengan ajakan bersama untuk memperkuat kolaborasi lintas daerah. Al Mekah Foundation menegaskan bahwa seminar ini bukan sekadar ruang diskusi, tetapi bagian dari gerakan besar untuk mencetak Generasi Emas Jawa Barat yang visioner, berkarakter, dan memiliki daya saing. Kehadiran tokoh nasional seperti H. Oleh Soleh, S.H. menjadi dorongan moral sekaligus pengingat bahwa pembangunan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama yang melewati batas daerah dan kelembagaan.

Dengan dialog mendalam, pemikiran progresif, dan komitmen kolektif yang terbentuk, seminar ini berhasil menciptakan optimisme baru bahwa cita-cita “Jabar Istimewa” bukan sekadar wacana, melainkan agenda nyata yang sedang dirumuskan dan dijalankan dari hari ini.

Reporter:Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini