Kota Tasik Ketikone – Kejuaraan Taekwondo Tasikmalaya Open ke-8 kembali digelar dan berlangsung meriah, yang bertempat di gedung gelora Dadaha, diikuti oleh ratusan atlet muda dari berbagai sekolah dan perguruan Taekwondo se-Tasikmalaya bahkan dari luar daerah. Ajang ini menjadi momentum penting bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sekaligus menjadi sarana pembinaan generasi muda dalam bidang olahraga bela diri. Jum’at 07 Nopember 2025.
Ketua pelaksana, Ridwan, menyampaikan rasa bangga atas semangat para peserta yang menunjukkan antusias tinggi dalam mengikuti kompetisi ini. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang mencari juara, tetapi juga wadah untuk menanamkan nilai-nilai sportivitas, disiplin, dan semangat juang kepada para pelajar sejak dini.
Namun di balik kesuksesan pelaksanaan kejuaraan ini, Ridwan juga mengungkapkan masih adanya tantangan yang perlu menjadi perhatian serius, terutama dalam hal sarana dan prasarana olahraga di Kota Tasikmalaya. Ia menilai bahwa fasilitas yang tersedia saat ini masih terbatas, baik dari segi ruang latihan, peralatan, maupun dukungan infrastruktur yang memadai untuk menggelar event berskala besar.
Ridwan berharap, pemerintah daerah dapat memberikan perhatian dan dukungan lebih nyata terhadap dunia olahraga, khususnya Taekwondo, yang selama ini telah melahirkan banyak atlet berprestasi. Dengan fasilitas yang lebih baik, para atlet muda Tasikmalaya diyakini mampu bersaing di level provinsi, nasional, bahkan internasional.
Selain itu, ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelenggaraan kejuaraan ini, mulai dari pelatih, orang tua, panitia, hingga para sponsor yang turut membantu. Dukungan tersebut, katanya, menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pembinaan atlet muda masih sangat kuat di Tasikmalaya.
Kejuaraan ini sendiri berlangsung dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam berbagai kategori pertandingan, baik junior maupun senior tingkat pelajar. Melalui ajang ini, diharapkan lahir bibit-bibit atlet Taekwondo potensial yang kelak akan mengharumkan nama Kota Tasikmalaya di kancah olahraga nasional.
Ridwan menutup dengan pesan agar kejuaraan seperti Tasikmalaya Open tidak berhenti di sini, tetapi terus dikembangkan menjadi event tahunan yang lebih besar dan lebih profesional. “Kami ingin Taekwondo Tasikmalaya semakin maju, bukan hanya dari segi prestasi, tetapi juga dari sisi pembinaan dan dukungan infrastruktur yang lebih memadai,” pungkasnya.
Reporter:Dit




