Beranda Daerah Viral.! Rayyan Arkan Dikha Penari Cilik Pacu Jalur, Diangkat Sebagai Duta Pariwisata...

Viral.! Rayyan Arkan Dikha Penari Cilik Pacu Jalur, Diangkat Sebagai Duta Pariwisata Oleh Gubernur Riau

643
0
{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"transform":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Provinsi Riau Ketikone – Pacu Jalur adalah perlombaan perahu tradisional dari Kuantan Singingi, Riau, yang belakangan viral di media sosial. Lomba ini menggunakan perahu panjang berukuran 25–40 meter dan diikuti puluhan pendayung, serta penari yang berdiri di ujung perahu.

Salah satu penari cilik, yang meragakan tarian Pacu Jalur di ujung perahu dalam perlombaan yang di lakukan Rayyan Arkan Dikha (Dika), menjadi viral hingga penjuru dunia, bahkan banyak dari berbagai negara baik dari Amerika, Jerman, juga negara-negara lain yang memperodikan tarian Pacu jalur.

Bahkan sekarang Rayyan Arkan Dikha diangkat sebagai Duta Pariwisata oleh Gubernur Riau Abdul Wahid, serta menerima beasiswa pendidikan.

Pacu Jalur menekankan kekompakan dan semangat tim, selain kecepatan, dan biasanya digelar di Tepian Narosa, Taluk Kuantan, dengan dukungan penuh dari pemerintah provinsi.

Tradisi Pacu Jalur berawal sejak abad ke-17, ketika masyarakat di sepanjang Sungai Kuantan menggunakan perahu (jalur) sebagai alat transportasi utama untuk mengangkut hasil bumi dan orang. Seiring waktu, fungsi transportasi ini bergeser menjadi ajang budaya tahunan yang meriah.

Pemerintah Provinsi Riau terus mendorong pelestarian dan pengembangan lomba ini sebagai daya tarik pariwisata yang mendunia, menjadikannya bagian penting dari identitas budaya lokal. (Ek)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini