Beranda Birokrasi Wabup Bandung Dorong PMI Perluas Kontribusi untuk Masyarakat

Wabup Bandung Dorong PMI Perluas Kontribusi untuk Masyarakat

18
0

Kab.Bandung Ketikone – Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, mengapresiasi berbagai inovasi dan program kemanusiaan yang terus dikembangkan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bandung. Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri kegiatan memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke-81 sekaligus peluncuran Gerakan Bulan Kemanusiaan Tahun 2026 di Soreang (7/10/2026).

Ali menilai, selama ini masyarakat lebih mengenal PMI melalui pelayanan yang berkaitan dengan donor darah, penyediaan kantong darah, maupun laboratorium darah. Namun, menurutnya, peran PMI sesungguhnya dapat dikembangkan lebih luas sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam berbagai bidang kemanusiaan.

Baca juga : HUT ke-81 PMI, PMI Kabupaten Bandung Gelar Khitanan Massal dan Santunan

“Selama ini kita mengenal PMI khususnya terkait kantong darah, laboratorium darah ataupun yang lainnya. Tetapi alhamdulillah dengan inovasi yang dibuat oleh PMI Kabupaten Bandung, saya berharap ke depan PMI bisa lebih bermanfaat lagi bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” ujar Ali Syakieb.

Ia berharap PMI tidak hanya berfokus pada persoalan kebutuhan darah, tetapi juga dapat mengambil peran lebih besar dalam bidang edukasi, pembelajaran, pemberdayaan komunitas serta kegiatan sosial kemanusiaan lainnya.

Menurutnya, keberadaan PMI sangat dibutuhkan ketika masyarakat menghadapi berbagai kondisi darurat, termasuk bencana alam seperti banjir, longsor maupun kejadian lainnya yang membutuhkan respons cepat dan kepedulian bersama.

“Kita berharap PMI bisa lebih berkontribusi lagi kepada masyarakat, bukan hanya untuk masalah darah saja, tetapi juga dalam kegiatan edukasi, pembelajaran, membantu komunitas, serta membantu masyarakat ketika terjadi bencana alam, longsor ataupun kejadian lainnya,” katanya.

Ali juga mengapresiasi semangat kemanusiaan yang menjadi dasar pelaksanaan berbagai program PMI Kabupaten Bandung. Ia menilai konsep gerakan yang melibatkan masyarakat secara langsung menjadi bagian penting dalam membangun kepedulian sosial.

Sebelumnya, Ketua Panitia kegiatan, Teja, menyampaikan bahwa program kemanusiaan yang dicanangkan PMI Kabupaten Bandung mengusung semangat “dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat.”

Menurut Ali, semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada slogan, tetapi dapat diwujudkan melalui program-program nyata yang manfaatnya kembali dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Jadi apa yang sudah dicanangkan itu bisa kembali lagi kepada masyarakat. Karena pada dasarnya gerakan kemanusiaan ini adalah dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat,” pungkasnya.

 

Reporter : Den

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini