Beranda Birokrasi Diky Chandra Bicara “Napas Kebaikan” di Maulid Nabi, Minta Doa dari NU

Diky Chandra Bicara “Napas Kebaikan” di Maulid Nabi, Minta Doa dari NU

104
0
Poto Aditya: Wakil Walikota Tasikmalaya Rd Diky Chandra Negara dan Ketua PC NU Kota Tasikmalaya H Dudu Durohman

Kota Tasikmalaya Ketikone – Wakil Wali Kota Tasikmalaya Rd. Diky Candranegara menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tasikmalaya di Kantor PCNU Kota Tasikmalaya, Jalan dr. Soebardjo, Sabtu 26 September 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Diky menyampaikan bahwa dirinya cukup sering menghadiri kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar masyarakat maupun organisasi keagamaan di Kota Tasikmalaya.

Menurutnya, banyaknya kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi menjadi salah satu tanda bahwa masyarakat Kota Tasikmalaya turut menjaga suasana dan nilai-nilai kebaikan di lingkungannya.

“Seperti yang telah diketahui bersama, selama ini saya sering menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Itu menandakan bahwa masyarakat Kota Tasikmalaya sudah melindungi Kota Tasikmalaya sendiri dengan menjaga napas-napas kebaikan yang wajib dijalankan,” ujar Diky.

Baca juga:Bikin Heboh! Diky Chandra Petik Gitar dan Nyanyikan Lagu Ultah Dadakan Di HUT Ke-20 SMAN 10

Ia menjelaskan, perlindungan terhadap masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik. Polisi, TNI, Satpol PP maupun pemerintah, kata dia, memiliki peran dalam menjaga keamanan secara fisik. Namun, menjaga kondisi psikis dan suasana batin masyarakat membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat.

“Karena polisi, Satpol PP, tentara, dan juga pemerintah hanya secara fisik bisa melindungi. Tetapi secara psikis, secara alamiah agak sulit,” katanya.

Menurut Diky, salah satu upaya untuk menciptakan suasana positif di tengah masyarakat adalah dengan terus menjaga keberadaan majelis taklim, memperbanyak dzikrullah, serta mempererat silaturahmi.

Ia juga menilai, perkumpulan masyarakat yang diisi dengan kegiatan positif dan semangat tabayun dapat menjadi ruang untuk membangun komunikasi sekaligus menjaga kehidupan sosial agar tetap kondusif.

Baca juga:Bangun Desa Lewat Informasi, SMSI Aceh Besar dan Kejari Perkuat Kolaborasi

“Jadi bagaimana menciptakan hawa-hawa positif, napas-napas positif, salah satunya menjaga majelis taklim, menjaga dzikrullah, silaturahim yang berisi perkumpulan-perkumpulan tabayun, berisi kumpulan-kumpulan yang positif. NU sudah menggerakkan hal tersebut di beberapa wilayah,” ungkapnya.

Di hadapan jajaran PCNU Kota Tasikmalaya dan para jamaah yang hadir, Diky juga secara khusus meminta doa agar dirinya senantiasa dijauhkan dari berbagai sifat buruk, terutama penyakit hati yang dapat berdampak terhadap diri sendiri maupun orang-orang di sekitarnya.

“Kami juga meminta doa kepada NU, terutama buat saya. Mudah-mudahan dijauhkan dari sifat-sifat penyakit hati yang justru bisa merusak diri, keluarga, tetangga dan lingkungan,” pintanya.

Ia berharap momentum Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat silaturahmi, memperbanyak dzikir dan menjaga nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan terjaganya kegiatan-kegiatan keagamaan dan perkumpulan positif di tengah masyarakat, diharapkan suasana Kota Tasikmalaya dapat terus dipenuhi dengan nilai-nilai kebersamaan, kedamaian dan kepedulian sosial.

Reporter: Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini