Beranda Ekonomi & Bisnis KDMP Margahayu Selatan Dorong UMKM Mandiri melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas

KDMP Margahayu Selatan Dorong UMKM Mandiri melalui Pelatihan Peningkatan Kapasitas

19
0

Kab.Bandung Ketikone – Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Margahayu Selatan terus berupaya memperkuat keberadaan koperasi sekaligus mendorong pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah desa.

Ketua KDMP Margahayu Selatan, Ade Sutisna, mengatakan salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar pelatihan peningkatan kapasitas dan pemberdayaan bagi para pelaku UMKM yang ada di Margasari Selatan.

Menurutnya, kegiatan pelatihan tersebut merupakan bagian dari upaya menunjang keberhasilan dan keberlangsungan KDMP. Melalui peningkatan kapasitas, para pelaku UMKM diharapkan mampu mengembangkan usahanya secara lebih mandiri sehingga dapat tumbuh dan berkembang ke depannya.

“Dalam rangka menunjang keberhasilan Koperasi Desa Merah Putih Margasari Selatan, kita mengadakan pelatihan peningkatan kapasitas dan pemberdayaan UMKM yang ada di Margasari Selatan,” ujar Ade Sutisna.

Baca juga : Pelatihan UMKM Diharapkan Tumbuhkan Usaha dan Perkuat KDMP Margahayu Selatan

Ia menjelaskan, keberadaan UMKM menjadi salah satu bagian penting yang dapat dikembangkan melalui kerja sama dengan KDMP. Karena itu, pihaknya berharap pelatihan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga menjadi awal terbangunnya kerja sama antara koperasi dengan para pelaku UMKM.

“Tujuannya agar UMKM yang ada di Margasari Selatan bisa mandiri ke depannya dan terus berkembang. Melalui program pelatihan ini, kita berharap dapat bekerja sama dengan para UMKM sehingga ke depan bisa menjadi UMKM yang mandiri,” katanya.

Ade Sutisna menambahkan, kemandirian menjadi hal penting dalam menjaga keberlangsungan KDMP. Menurutnya, seluruh unsur yang terlibat perlu membangun kemampuan dan potensi yang dimiliki agar koperasi dapat berjalan secara berkelanjutan.

Di sisi lain, Ade Sutisna juga menyampaikan mengenai kebutuhan kantor KDMP Margasari Selatan. Hingga saat ini, pihaknya masih berupaya mencari lokasi yang dapat dimanfaatkan sebagai kantor koperasi, mengingat keterbatasan lahan di wilayah tersebut.

“Kita sudah berusaha. Dikarenakan lahan tidak ada, kita memanfaatkan lahan kosong dan sudah kita ajukan,” ungkapnya.

Pengajuan tersebut, lanjut Dang Sudisna, telah disampaikan kepada dinas terkait, termasuk Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan). Pihaknya kini masih menunggu proses dan keputusan dari pemerintah terkait usulan pemanfaatan lahan tersebut.

“Tidak bisa sembarangan dan langsung jadi. Kita sudah mengajukan ke dinas, ke Disperkimtan. Untuk ke depannya tinggal menunggu apakah disetujui atau tidak. Sementara kita menunggu apa yang dilakukan oleh dinas terkait,” pungkasnya.

 

Reporter : Den

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini