Beranda Birokrasi Diky Candra Raih Galunggung Awards, Dedikasi Pelestarian Budaya Sunda Mendapat Apresiasi

Diky Candra Raih Galunggung Awards, Dedikasi Pelestarian Budaya Sunda Mendapat Apresiasi

225
0

Tasikmalaya Ketikone — Tradisi tahunan memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 digelar di Taman Wisata Alam Mahpar, Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, Selasa 18 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan penganugerahan Piagam Penghargaan Galunggung Awards kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kontribusi terhadap seni, tradisi, sejarah dan budaya Sunda. Sebanyak 30 penerima hadir untuk menerima penghargaan tersebut.

Salah satu penerima penghargaan adalah Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, yang mendapatkan penghargaan “Adiluhung Ki Sunda Utama Tokoh Pelestari Seni Tradisi dan Budaya Sunda” dari Abah Anton Charliyan.
Diky mengaku bersyukur sekaligus terharu menerima penghargaan tersebut.

Baca juga:Diky Candra Tutup Karnaval Budaya Mugarsari, Wahid: Ini Agenda Tahunan Warga

“Alhamdulillah, di kegiatan ini saya mendapat Piagam Penghargaan Galunggung Awards sebagai Adiluhung Ki Sunda Utama Tokoh Pelestari Seni Tradisi dan Budaya Sunda dari Abah Anton Charliyan.Tentulah saya merasa terharu dan bangga. Saya mengucapkan terima kasih atas penghargaan ini,” ujar Diky.

Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi kejutan tersendiri. Terlebih, sebelum menerima Galunggung Awards, dirinya juga pernah mendapatkan pin kehormatan dari Kesultanan Cirebon pada 1 Juni 2026 saat menjabat sebagai Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya.

Pin tersebut disematkan oleh Pangeran Abdul Gani Natadiningrat, S.E. sebagai simbol persaudaraan dan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai sejarah serta budaya daerah.

Baca juga:Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI, Wabup Asep Sopari Ikuti Upacara Penurunan Bendera

Diky menyebut dirinya mendapat dua kejutan dalam kegiatan tersebut. Kejutan pertama, ia secara mendadak diminta menjadi pembina upacara.

“Jujur saya merasa tidak layak, karena saya mencintai budaya tetapi belum sehebat para tamu undangan yang hadir di sini, terutama Abah Anton yang selalu concern terhadap budaya. Tetapi saya tidak bisa menolak,” ungkapnya.

Sementara kejutan kedua adalah ketika dirinya menerima penghargaan Galunggung Awards sebagai bagian dari tokoh yang dianggap memiliki perhatian terhadap kebudayaan Sunda.

Baca juga:Hadiri Haul KH. Buchori, Diky Candra Dorong Ponpes Bustanul Ulum Makin Maju

Meski demikian, Diky mengaku belum merasa pantas disebut sebagai budayawan.

“Saya merasa bangga dan bahagia mendapat penghargaan di Galunggung Awards sebagai bagian dari budayawan. Walaupun secara pribadi saya masih belum merasa seperti budayawan yang murni. Karena saya ini hanya pekerja seni saja,” jelas Diky Candra Negara.

Reporter: Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini