Beranda Peristiwa Longsor Terjang Sejumlah Titik di Desa Sukamulya, Kecamatan Kutawaringin Lakukan Monitoring dan...

Longsor Terjang Sejumlah Titik di Desa Sukamulya, Kecamatan Kutawaringin Lakukan Monitoring dan Penanganan Cepat

45
0

Kabupaten Bandung, Ketikone  – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Kutawaringin dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan terjadinya bencana tanah longsor di sejumlah titik di Desa Sukamulya, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran warga karena material tanah longsor sempat menutupi akses jalan dan mengancam area permukiman masyarakat.

Menanggapi kejadian tersebut, Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Kutawaringin, Dede Risnandar Sulaeman, S.Sos., bersama jajaran langsung turun ke lapangan untuk melaksanakan monitoring kebencanaan di wilayah terdampak. Monitoring dilakukan guna memastikan kondisi terkini di lapangan sekaligus melakukan koordinasi cepat dengan pemerintah desa dan masyarakat setempat.

Berdasarkan hasil pemantauan, longsor terjadi di beberapa titik, di antaranya di wilayah Kampung Bangsal Bahe dan Kampung Puncak Mulya, Desa Sukamulya. Longsor dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang turun secara terus-menerus sehingga menyebabkan kondisi tanah menjadi labil dan mudah bergerak.

Baca juga : Ismawanto Somantri Deklarasikan Diri Sebagai Balon Ketua APDESI Kab. Bandung

Material longsoran berupa tanah dan bebatuan sempat menutupi sebagian akses jalan warga. Selain membuat aktivitas masyarakat terganggu, kondisi jalan yang licin juga dinilai cukup membahayakan para pengguna jalan, terutama pengendara roda dua yang melintas di wilayah tersebut.

Dede Risnandar Sulaeman mengatakan bahwa pihak kecamatan bersama Pemerintah Desa Sukamulya langsung bergerak cepat melakukan penanganan awal setelah menerima laporan dari masyarakat. Koordinasi dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta mempercepat proses pembersihan material longsor.

“Begitu mendapatkan laporan, kami langsung melakukan monitoring ke lokasi bersama jajaran dan pemerintah desa. Kami juga berkoordinasi dengan masyarakat untuk melakukan gotong royong membersihkan material longsoran agar akses warga bisa kembali normal,” ujarnya.

Selain melakukan pembersihan, pihak kecamatan juga mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras turun dalam waktu yang lama. Warga diminta segera melapor kepada aparat desa maupun pihak terkait apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah seperti retakan di tanah maupun tebing.
Sementara itu, warga setempat turut bahu-membahu membersihkan material longsor menggunakan alat seadanya. Semangat gotong royong masyarakat terlihat dalam upaya membuka kembali akses jalan yang tertutup tanah dan lumpur.

Pemerintah Kecamatan Kutawaringin juga terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik rawan bencana lainnya mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi turun hujan dengan intensitas tinggi. Langkah antisipasi terus dilakukan guna meminimalisir dampak yang lebih besar apabila terjadi longsor susulan.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun demikian, masyarakat diminta untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan, khususnya bagi warga yang berada di sekitar lereng atau tebing yang rawan longsor.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan lebih cepat serta mampu mengurangi risiko kerugian yang ditimbulkan akibat bencana alam di wilayah Kecamatan Kutawaringin.

Reporter : Den

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini