Beranda Birokrasi Raut Muram Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Alarm Serius untuk Komunikasi Internal Pemkot

Raut Muram Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Alarm Serius untuk Komunikasi Internal Pemkot

270
0
Poto Aditya: Wakil Walikota Tasikmalaya Diky Candra Negara

Kota Tasik Ketikone – Suasana berbeda terlihat dari raut wajah Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candranegara, saat dipantau awak media seusai menghadiri kejuaraan Pencak Silat Tasikmalaya Series Beraksi Championship 2026. Kegiatan yang digelar di GOR Mayasari pada Jumat, 13 Februari 2026 itu biasanya menjadi momen penuh semangat dan apresiasi terhadap atlet. Namun kali ini, ekspresi yang ditunjukkan tampak tidak seperti biasanya.

Diky, yang dikenal publik kerap menampilkan sikap ramah dan ceria dalam berbagai agenda pemerintahan maupun kegiatan masyarakat di Kota Tasikmalaya, justru terlihat muram. Perubahan ekspresi tersebut memicu pertanyaan dari sejumlah jurnalis yang hadir di lokasi.

Kepada awak media, Diky menyampaikan pernyataan tegas. Ia mengaku merasakan kekecewaan mendalam terhadap pola komunikasi di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya. Kekecewaan itu, menurutnya, terutama berkaitan dengan penyampaian informasi yang dinilai dilakukan secara mendadak.

Baca juga:Bawa Teknologi dan Layanan Modern, Chery Perluas Jejak di Kota Tasikmalaya

Dalam keterangannya, Diky menyoroti pentingnya komunikasi yang terstruktur dan profesional di internal pemerintahan. Ia menegaskan bahwa tata kelola informasi yang baik bukan hanya menyangkut etika birokrasi, tetapi juga berpengaruh langsung pada efektivitas kerja pemerintahan serta pelayanan publik.

“Komunikasi internal seharusnya dibangun dengan pola yang jelas, tidak dadakan, dan saling menghargai peran masing-masing,” ujarnya di hadapan jurnalis. Pernyataan tersebut mencerminkan harapannya agar koordinasi antarunsur pemerintahan dapat berjalan lebih solid dan transparan.

Momen kejuaraan pencak silat yang semestinya menjadi ajang kebanggaan daerah pun diwarnai pesan reflektif dari Wakil Wali Kota. Situasi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa harmonisasi komunikasi di tubuh pemerintahan merupakan faktor krusial dalam menjaga stabilitas kinerja birokrasi.

Reporter: Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini