Beranda Birokrasi Gerakan Hijau di Sekolah, Bupati Cecep Resmi Luncurkan Satu Siswa Satu Pohon

Gerakan Hijau di Sekolah, Bupati Cecep Resmi Luncurkan Satu Siswa Satu Pohon

176
0
Poto Diskominfo: Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin

Tasikmalaya Ketikone – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya resmi meluncurkan program Satu Siswa Satu Pohon sebagai upaya nyata dalam memperkuat komitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup sekaligus menanamkan nilai kepedulian alam sejak dini kepada generasi muda. Program ini secara langsung dilaunching oleh Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, dan dinilai selaras dengan arah kebijakan pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Cecep menegaskan bahwa program Satu Siswa Satu Pohon merupakan bagian integral dari kebijakan daerah sebagaimana tertuang dalam Instruksi Bupati Tasikmalaya tentang Penghijauan dan Kelestarian Lingkungan Sekolah. Menurutnya, gerakan ini tidak hanya berorientasi pada penanaman pohon semata, tetapi juga menjadi sarana edukasi berkelanjutan bagi para siswa.

“Hari ini bukan sekadar hadir, ini adalah launching program satu siswa satu pohon. Setidaknya kami ingin mengajarkan pembiasaan agar anak-anak cinta tanaman dan cinta pohon,” ujar Bupati Cecep. Senin 19 januari 2026.

Baca juga:Bupati Tasik, Cecep: Program Tasik Hejo Bukan Sekadar Tanam Pohon

Ia menjelaskan bahwa pembiasaan mencintai tanaman dan pohon sejak usia sekolah sangat penting dalam membentuk karakter peduli lingkungan. Anak-anak diharapkan tidak hanya menanam, tetapi juga merawat dan menjaga pohon yang telah ditanam, sehingga tumbuh rasa tanggung jawab serta kesadaran akan pentingnya kelestarian alam.

Lebih lanjut, Bupati Cecep mengungkapkan bahwa program ini juga memiliki dampak strategis dalam jangka panjang, terutama dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung ketahanan pangan daerah. Dengan semakin banyaknya tanaman dan pohon yang ditanam, diharapkan lingkungan tetap terjaga dan produktivitas pertanian dapat terus meningkat.

“Lebih dalam lagi, ini juga membantu menjaga agar harga-harga pangan tetap stabil,” tegasnya.

Baca juga:Peringati Hari Bakti Imigrasi ke-76, Imigrasi Tasikmalaya Mantapkan Pelayanan Publik

Menurutnya, ketersediaan pangan sangat bergantung pada kondisi lingkungan yang sehat. Oleh karena itu, gerakan penghijauan yang melibatkan pelajar menjadi investasi penting bagi masa depan daerah, baik dari sisi lingkungan, ekonomi, maupun sosial.

Bupati Cecep juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tenaga pendidik, orang tua, hingga masyarakat luas untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan program ini. Ia berharap, kolaborasi yang kuat dapat menjadikan gerakan Satu Siswa Satu Pohon sebagai budaya yang melekat di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Melalui peluncuran program ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya menargetkan terciptanya lingkungan sekolah yang hijau, asri, dan nyaman, sekaligus melahirkan generasi yang memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam. Program ini diharapkan mampu menjadi contoh dan inspirasi bagi daerah lain dalam mengintegrasikan pendidikan lingkungan hidup ke dalam aktivitas pendidikan sehari-hari.

Reporter: Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini