Beranda Birokrasi Sukanagara Dorong Kemandirian Warga Lewat Budidaya Cabai, RT/RW Terima Insentif

Sukanagara Dorong Kemandirian Warga Lewat Budidaya Cabai, RT/RW Terima Insentif

345
0
Exif_JPEG_420

Tasikmalaya Ketikone – Kelurahan Sukanagara, Kecamatan Purbaratu, menggelar rapat koordinasi bersama 15 RW dan 55 RT. Rapat yang dipimpin Lurah Hendi ini membahas dua agenda utama: pembagian insentif bagi RT/RW serta rencana program pemberdayaan masyarakat melalui budidaya cabai. Jum’at 26 September 2025.

Insentif diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras RT dan RW dalam pelayanan masyarakat. Namun lebih dari itu, kelurahan juga bertekad menumbuhkan kemandirian ekonomi warga melalui gerakan menanam cabai (cengek) di lingkungan rumah tangga.

Dalam konsep awal, setiap keluarga akan mendapat 10 polibag cabai. Hasil panen tidak hanya untuk konsumsi, tetapi juga akan ditimbang, dicatat, dan dikelola bersama. Penjualan cabai masuk ke kas kelurahan dan dimanfaatkan sesuai kesepakatan, misalnya membantu pembayaran PBB atau kebutuhan sosial lainnya.

“Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri. Yang paling penting adalah partisipasi aktif masyarakat. Program ini dari warga untuk warga, agar Sukanagara bisa menjadi contoh kelurahan yang mandiri dan produktif,” tegas Lurah Hendi.

Selain unsur pemerintah kelurahan, hadir pula perwakilan dari Dewan Pimpinan Cabang Banteng Muda Indonesia (DPC BMI) Kota Tasikmalaya. Sekjen DPC BMI, Mardi Guntara, dalam kesempatan itu memberikan penyuluhan tentang wawasan kebangsaan dan menegaskan pentingnya penguatan ideologi Pancasila di tengah masyarakat.

“Pancasila adalah fondasi yang tidak bisa ditawar. Di tengah gempuran arus informasi dan perubahan zaman, kita semua—mulai dari RT, RW, hingga warga—harus kembali meneguhkan semangat gotong royong dan nasionalisme. Inilah yang akan menjaga persatuan sekaligus memperkuat kemandirian bangsa dari akar rumput,” ujar Mardi Guntara.

Rapat juga menegaskan komitmen untuk terus menggelorakan gotong royong setiap Minggu, sebagai wujud kebersamaan dan kekuatan sosial masyarakat Sukanagara.

Dengan semangat Tut Wuri Handayani—pemerintah mendorong, masyarakat bergerak—Kelurahan Sukanagara optimis menjadi percontohan ketahanan pangan, kemandirian ekonomi, sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan.

Reporter:Jp

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini