Sumedang Ketikone – Konferensi Koordinator Cabang (Konkorcab) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ke-XXI resmi digelar di Gedung PC NU Sumedang, Jawa Barat. Forum tahunan yang diikuti kader PMII dan KOPRI se-Jawa Barat ini menegaskan pentingnya konsolidasi organisasi sekaligus penguatan nilai kesetaraan dan inklusivitas. Kamis 21 Agustus 2025.
Konkorcab secara prinsip menjadi ajang untuk memperkuat struktur kepengurusan, membentuk kepemimpinan kader, serta mempererat jaringan antar-cabang. Namun, agenda kali ini juga menekankan bahwa forum harus menjadi ruang aman, bebas dari kekerasan seksual, diskriminasi, dan sikap seksis.
Ketua KOPRI Cabang Cirebon, Nur Aisyah, menyebut bahwa forum ini harus menjadi titik balik perubahan budaya organisasi. “Konkorcab diharapkan menghadirkan budaya organisasi yang lebih adil, ramah perempuan, serta mendorong kesetaraan gender dan penghargaan atas keberagaman,” tegasnya.
Sejumlah kader PMII dan Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI)pun menekankan pentingnya menjadikan Konkorcab bukan sekadar forum formal, melainkan momentum memperkuat solidaritas lintas cabang serta memperjuangkan tata kelola internal yang lebih demokratis dan inklusif.
Harapannya, Konkorcab ke-XXI di Sumedang dapat mencerminkan kepedulian nyata PMII dan KOPRI terhadap isu mendasar seperti keamanan, kesetaraan, dan penghargaan atas keberagaman. Dengan begitu, forum ini bukan hanya melahirkan kepengurusan baru, tetapi juga membuka jalan bagi pembaruan budaya organisasi keluarga besar PMII Jawa Barat.
Penulis : Abraham/ Nida




