Beranda Birokrasi Gelar RAT, Rasio Keuangan Primkopkar Perhutani KPH Bandung Utara Dinilai Sehat

Gelar RAT, Rasio Keuangan Primkopkar Perhutani KPH Bandung Utara Dinilai Sehat

412
0

Bandung Utara Ketikone – Primer Koperasi Karyawan (Primkopkar) Perhutani KPH Bandung Utara dinilai punya rasio keuangan yang sehat.

Hal ini disampaikan Fungsional Pengawas Koperasi Ahli Muda dan Ketua Tim Kelembagaan dan Tatakelola Koperasi Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Bandung Erna Abdillah saat memberikan sambutan dalam acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) tahun buku 2024 Primkopkar Perhutani KPH Bandung Utara di GSG Perhutani KPH Bandung Utara, Rabu (23/4).

Erna mengatakan meskipun mengalami penurunan keuangan dari tahun sebelumnya, secara umum rasio keuangan Primkopkar Perhutani KPH Bandung Utara ini sehat. Baik rasio likuiditas (pengembalian hutang jangka pendek), rasio solvabilitas (pemenuhan kewajiban jangka panjang), rasio profitabilitas dengan aset dan jenis usaha lainnya selain simpan pinjam, dan koperasi ini masih mampu menghasilkan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang sehat.

“Membentuk koperasi itu mudah, yang susah itu menjalankannya. Oleh sebab itu, saya salut dengan Primkopkar Perhutani KPH Bandung Utara terutama ketuanya yang mampu menjalankan koperasi dengan baik,” katanya.

Ia menerangkan Pemkot Bandung khususnya Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung saat ini mendapat tugas untuk membentuk koperasi merah putih di setiap kelurahan sesuai dengan keinginan Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya agar koperasi ini bisa menjadi ekosistem ekonomi di setiap kelurahan.

“Primkopkar Perhutani KPH Bandung Utara ini sudah sejalan dengan keinginan presiden. Yaitu koperasi yang bergerak tidak hanya simpan pinjam tapi punya usaha lainnya,” terangnya.

Senada, Ketua Dekopinda Kota Bandung Usep Sumarno menyatakan selain rasio keuangannya yang sehat, Primkopkar Perhutani KPH Bandung Utara ini merupakan contoh koperasi yang patuh menjalankan RAT setiap tahunnya. Selain itu, Primkopkar Perhutani KPH Bandung Utara juga punya usaha di luar simpan pinjam yang masih bertahan sejak tahun 2017 hingga sekarang yaitu jasa pengelolaan parkir Orchid Forest.

“Kunci suksesnya koperasi karyawan ada pada dua hal. Pembina dan pengurusnya yang cerdas,” ungkapnya.

Usep berharap kepengurusan Primkopkar Perhutani KPH Bandung Utara ini terus berlanjut karena sudah terbukti berhasil.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Pembina Primkopkar sekaligus Wakil Administratur Perhutani KPH Bandung Utara Diki Rizki Teruna merasa bangga dengan capaian Primkopkar Perhutani KPH Bandung Utara selama ini. Diki berharap, Primkopkar Perhutani KPH Bandung Utara kedepan bisa lebih maju lagi.

“Mewakili Administratur Perhutani KPH Bandung Utara Dedi S.J Mulyanto, kami juga mengucapkan terimakasih kepada Ketua Dekopinda Kota Bandung dan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung yang sudah begitu peduli dan memberi apresiasi kepada Primkopkar Perhutani KPH Bandung Utara,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Primkopkar Perhutani KPH Bandung Utara Reni Sureni menyatakan Primkopkar Perhutani KPH Bandung mendapat apresiasi dari Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung masuk 10 koperasi yang mendapat fasilitas pemeriksaan dari akuntan publik.

“Alhamdulillah pada tanggal 31 Desember 2024 yang lalu Primkopkar Perhutani KPH Bandung Utara dinyatakan lolos. Artinya keuangan Primkopkar Perhutani KPH Bandung dinilai sehat,” jelasnya.

Reni menyebutkan keanggotaan Primkopkar Perhutani KPH Bandung Utara ini unik dan beragam. Sebab, anggotanya tidak hanya karyawan Perhutani KPH Bandung Utara. Ada juga yang dari KPH Bandung Selatan, PT Palawi, PGT dan lainnya.

“Ini adalah bukti bahwa Primkopkar Perhutani KPH Bandung Utara mendapat banyak kepercayaan,” paparnya.

Reporter:fajar

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini