Kabupaten Bandung Ketikone – Program “Saba Desa/Saba Rw” yang dilaksanakan oleh Pemerintahan Kecamatan Kutawaringin selain silatuhrahmi juga untuk memberikan informasi, masukan, dorongan, saling kenal dan untuk lebih dekat dengan masyarakat.
Hal ini disampaikan oleh Camat Kutawaringin, Drs. H. Asep Ruswandi M. Si, didampingi Pjs. Sekcam, Dede Risnandar, Kepala Desa Jatisari, H. Dayat Hidayat, BPD dan para Rw serta undangan lainnya, yang dilaksanakan di Aula Desa Jatisari, Kecamatan Kutawaringin Kabupaten Bandung (28/10/2024).
Menurut H. Asep Ruswandi program “Saba Rw” ini tentunya berbagai masukan dan informasi baik itu dari pemdes dan kecamatan akan bisa diketahui secara jelas ditambah ada tanya jawab dengan masyarakat, tentunya ada berbagai masukan/aspirasi masyarakat yang harus diselesaikan (untuk dibahas bersana).
Terkait dengan lingkungan H. Asep menekankan tentang sampah, dimana penyelesaian masalah sampah semua masyarakat harus ikut turun andil dalam menyelesaikannya, terkait kesehatan (masalah stunting) kita juga harus menyelesaikannya dan masyarakatpun harus turun agar bisa terbebas dari stunting, disini juga masyarakat harus mengetahui bahwa Pemkab Bandung telah menggulirkan 13 program Pemerintah kabupaten Bandung, atas kebijakan Bupati, yang diantaranya prgram guru ngaji, pinjaman bergulir dan kartu tani serta program – program lainnya.
Tak lupa juga saya menghimbau pada masyarakat nanti tepatnya pada tanggal 27 November 2024, masyarakat Kabupaten Bandung jangan lupa untuk mencoblos pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung.
Sementara itu Kepala Desa Jatisari, H. Dayat Hidayat mengatakan, berikan apresiasi dan dukungannya atas program Saba Rw, dimana ini kesempatan buat masyarakat untuk bertemu langsung, disini juga diberikan kesempatan untuk masyarakat untuk bertanya apa yang menjadikeinginan masyatakat.
Yang lebih utama masyarakat Deaa Jatisari harus rukun dan damai, perbedaan adalah demokrasi yang harus kita jungjung tinggi sehingga tidak ada perpecahan, selain dari pada itu nasyarakat harus tahu, nanti jangan sampai lupa mencoblos, tepatnya pada tanggal 27 November 2024, masyarakat akan ada pilkada, jangansamapumi tidak mencoblos untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bandung.
Reporter : Den




