Kab.Bandung Ketikone – Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Margaasih, Wenny Winarny, mengimbau seluruh kader PKK dan masyarakat di wilayah Kecamatan Marga Asih agar mulai membiasakan diri memilah sampah dari rumah. Langkah sederhana tersebut dinilai penting untuk membantu mengurangi volume sampah sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Wenny Winarny menyampaikan bahwa pemilahan sampah dapat dimulai dengan memisahkan sampah organik dan anorganik. Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari agar pengelolaan sampah menjadi lebih mudah dan terarah.
Ia menjelaskan, upaya mengurangi sampah juga telah diterapkan oleh jajaran TP PKK Kecamatan Margaasih dalam berbagai kegiatan, baik di tingkat kecamatan maupun desa. Salah satunya dengan membiasakan penggunaan tumbler atau botol minum guna ulang serta misting atau wadah makanan untuk konsumsi dalam kegiatan rapat dan pertemuan.
Baca juga : Pemkab Bandung Dukung Perumahan Layak Huni, Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
“Setiap ada rapat di kecamatan maupun di desa, kami sudah berupaya membawa tumbler dan misting untuk konsumsi. Dengan begitu, kami ikut berkontribusi mengurangi sampah, terutama sampah plastik sekali pakai,” ungkap Wenny.
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat, khususnya kaum ibu, untuk membangun kebiasaan ramah lingkungan ketika berbelanja ke pasar maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menurutnya, masyarakat dapat membawa tas belanja sendiri dari rumah sehingga tidak perlu selalu menggunakan kantong plastik. Begitu pula ketika membeli bahan makanan, seperti ikan atau kebutuhan lainnya, masyarakat dapat menggunakan wadah yang dibawa dari rumah apabila memungkinkan.
“Kami mengimbau masyarakat Margaasih untuk mulai mengurangi sampah dari sekarang. Misalnya, ketika ibu-ibu berbelanja ke pasar, biasakan membawa kantong belanja dari rumah. Kalau memungkinkan, saat membeli ikan atau bahan makanan lainnya juga bisa membawa kotak atau wadah sendiri,” tuturnya.
Wenny berharap, langkah kecil yang dilakukan secara konsisten oleh setiap keluarga dapat memberikan dampak positif terhadap pengurangan sampah di lingkungan masing-masing.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan keterlibatan aktif seluruh masyarakat.
Oleh karena itu, kebiasaan memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membawa wadah guna ulang perlu terus ditanamkan mulai dari lingkungan keluarga.
Melalui gerakan tersebut, TP PKK Kecamatan Margaasih berharap masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan dan bersama-sama mewujudkan wilayah yang bersih, sehat, serta nyaman untuk ditinggali.
Reporter : Den




