Garut Ketikone — Sosok Agus, Kepala Sekolah SMA Alhasbiah, Desa Haurkuning, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, dikenal mengedepankan keteladanan dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang pemimpin di lingkungan sekolah.
Bagi Agus, seorang kepala sekolah tidak cukup hanya memberikan instruksi kepada guru maupun siswa. Menurutnya, setiap arahan yang diberikan akan lebih mudah diterima dan dilaksanakan apabila seorang pemimpin terlebih dahulu memberikan contoh secara nyata.
“Kalau kita menyuruh, sebaiknya kita memberikan contoh terlebih dahulu. Apa yang kita minta kepada orang lain, sebisa mungkin kita juga ikut mengerjakannya,” ujar Agus.
Prinsip tersebut ia terapkan dalam berbagai kegiatan di sekolah. Ketika ada pekerjaan yang harus dilakukan bersama, Agus tidak segan untuk turun langsung dan ikut mengerjakannya. Sikap tersebut menjadi contoh bagi para guru, tenaga kependidikan, maupun siswa untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan kemajuan sekolah.
Baca juga:Apresiasi Pelestarian Budaya,Diky Candra Terima Penghargaan dari Yayasan Sanca Wulung Galunggung
Menurut Agus, kepemimpinan bukan hanya tentang jabatan, tetapi juga tentang bagaimana seorang pemimpin mampu menggerakkan orang lain melalui sikap dan perbuatannya.
Ia meyakini bahwa keteladanan dapat membangun rasa kebersamaan serta menciptakan budaya positif di lingkungan sekolah. Dengan memberikan contoh, pesan yang disampaikan bukan sekadar menjadi perintah, tetapi menjadi ajakan untuk melakukan sesuatu secara bersama-sama.
Sikap Agus tersebut mendapat perhatian dari lingkungan sekolah. Kehadirannya yang tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga terlibat langsung dalam pekerjaan, menjadi gambaran bahwa seorang pemimpin harus mampu berada di tengah-tengah orang yang dipimpinnya.
Baca juga:Hadirkan Rasa Aman, Bupati Bandung Lindungi Pengurus OKP dan KNPI dengan BPJS Ketenagakerjaan
“Pemimpin itu harus bisa menjadi contoh. Kalau kita ingin guru dan siswa disiplin, kita harus menunjukkan kedisiplinan. Kalau ingin mereka peduli terhadap sekolah, kita juga harus menunjukkan kepedulian,” tambahnya.
Semangat kepemimpinan melalui keteladanan itu diharapkan terus menjadi bagian dari budaya SMA Alhasbiah. Agus pun berharap seluruh warga sekolah dapat saling mendukung, bekerja sama, dan bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik.
Baginya, perubahan besar di sekolah dapat dimulai dari hal sederhana: jangan hanya menyuruh, tetapi berikan contoh dan kerjakan bersama.(Dh ab)




