Tasikmalaya Ketikone – Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd. Diky Candra Negara atau yang akrab disapa Kang Diky Candra (KDC), menghadiri kegiatan silaturahmi bersama Kesultanan Cirebon yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Tasikmalaya, Senin 1 Juni 2026.
Dalam kesempatan tersebut, KDC menerima penyematan pin kehormatan dari Kesultanan Cirebon sebagai simbol persaudaraan dan komitmen bersama dalam menjaga nilai-nilai sejarah serta budaya daerah. Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, diisi dengan dialog santai yang membahas berbagai aspek sejarah Tasikmalaya secara umum.
KDC menyambut baik keinginan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama Kesultanan Cirebon untuk menggali dan menelusuri kembali jejak sejarah Tasikmalaya secara lebih mendalam. Menurutnya, upaya tersebut tidak hanya berdampak bagi Kabupaten Tasikmalaya, tetapi juga akan memberikan kontribusi penting terhadap pemahaman sejarah Kota Tasikmalaya.
Baca juga:Wujud Empati, Diky Candra Negara Hadiri Pemakaman Ibunda Anton Charliyan
“Atas nama sejarah dan budaya, saya menyambut baik ikhtiar bersama ini. Pengungkapan fakta-fakta sejarah harus dilakukan secara objektif, hati-hati, dan penuh kesabaran agar menghasilkan pemahaman yang utuh bagi generasi mendatang,” ujar KDC.
Ia menegaskan bahwa pelurusan sejarah merupakan proses yang memerlukan pendekatan ilmiah dan bijaksana. Perbedaan pandangan yang muncul dalam kajian sejarah adalah hal yang wajar, namun tidak boleh menjadi alasan untuk menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat.
Baca juga:Iduladha 1447 H, Bupati Cecep Ajak Warga Tasikmalaya Tingkatkan Kepedulian Sosial
“Pelurusan sejarah perlu dilakukan dengan cara yang tidak emosional. Perbedaan pendapat pasti ada, tetapi jika tujuannya untuk kebaikan bersama, maka mari kita luruskan dengan cara yang ma’ruf, melalui dialog, kajian, dan saling menghormati, bukan dengan emosi,” tegasnya.
Melalui silaturahmi tersebut, diharapkan terjalin sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, budayawan, sejarawan, dan Kesultanan Cirebon dalam mengungkap serta melestarikan sejarah dan warisan budaya yang menjadi identitas masyarakat Tasikmalaya. “Pungkasnya
Reporter: Dit




