Beranda Birokrasi Langkah Nyata Diky Candra, Perkuat Peran Bank Sampah di Tengah Masyarakat

Langkah Nyata Diky Candra, Perkuat Peran Bank Sampah di Tengah Masyarakat

69
0

Kota Tasik Ketikone – Usai menghadiri kegiatan koordinasi dan evaluasi SPPG, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra Negara melanjutkan agenda kerjanya dengan melakukan kunjungan silaturahmi ke Bank Sampah Ciherang Tunas Mulia yang berlokasi di Kelurahan Ciherang, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya, pada Jumat sore 10 April 2026.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tasikmalaya dalam memperkuat sinergi dengan masyarakat, khususnya dalam pengelolaan lingkungan berbasis partisipasi warga.

Kedatangan Diky Candra Negara disambut hangat oleh para pengurus dan anggota bank sampah yang selama ini aktif mengelola sampah rumah tangga menjadi sesuatu yang lebih bernilai. Dalam suasana penuh keakraban, ia berdialog langsung dengan para pengelola, mendengarkan berbagai cerita, tantangan, hingga inovasi yang telah dilakukan dalam mengembangkan bank sampah tersebut.

Baca juga:Perkuat Sinergi Hukum dan Investasi, Wali Kota Tasik Hadiri Halal Bihalal INI–IPPAT

Kepada awak media, Diky Candra Negara menyampaikan bahwa kunjungan ini tidak hanya sekadar silaturahmi, tetapi juga sebagai bentuk dukungan moral dan apresiasi kepada para pegiat lingkungan yang telah berkontribusi nyata dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan di tingkat masyarakat.

Menurutnya, keberadaan bank sampah seperti Ciherang Tunas Mulia memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam pengendalian sampah. Melalui sistem pengelolaan yang terorganisir, masyarakat diajak untuk memilah, mengumpulkan, dan mengelola sampah sejak dari sumbernya. Hal ini dinilai sangat penting dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengelolaan sampah melalui bank sampah tidak hanya berdampak pada aspek lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Dengan adanya sistem tabungan sampah, warga dapat menukar sampah yang telah dipilah dengan nilai uang atau kebutuhan lainnya. Selain itu, kegiatan daur ulang juga membuka peluang usaha kreatif yang dapat meningkatkan pendapatan warga.

Baca juga:Dihadiri Jazilul Fawaid, Muscab PKB Kota Tasikmalaya Fokus Konsolidasi Internal

“Ini adalah contoh nyata bahwa persoalan sampah bisa menjadi peluang jika dikelola dengan baik. Bank sampah bukan hanya solusi lingkungan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” ungkap Diky Candra.

Ia juga mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi aktif dalam gerakan pengelolaan sampah, dimulai dari hal sederhana seperti memilah sampah di rumah. Menurutnya, kesadaran kolektif menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Pemerintah Kota Tasikmalaya, lanjutnya, akan terus mendorong dan mendukung keberadaan bank sampah di berbagai wilayah sebagai bagian dari program pengelolaan lingkungan yang terintegrasi. Dukungan tersebut dapat berupa pembinaan, pelatihan, hingga penguatan kelembagaan agar bank sampah dapat berkembang lebih optimal.

Baca juga:Kunjungan Kepala BKN RI, Inovasi Pemkab Tasikmalaya Dinilai Layak Direplikasi

Kunjungan ini diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi para pengurus dan anggota Bank Sampah Ciherang Tunas Mulia untuk terus berinovasi dan konsisten dalam menjalankan programnya. Selain itu, keberhasilan yang telah dicapai juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam mengembangkan konsep serupa.

Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan bernilai ekonomi bukanlah hal yang mustahil, melainkan sebuah gerakan bersama yang harus terus diperkuat demi masa depan yang lebih baik. “Pungkasnya.

Reporter: Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini