Beranda Birokrasi Reaktivasi Stasiun Rajapolah, Langkah Strategis Pemkab Tasikmalaya Perkuat Akses dan Dorong Ekonomi...

Reaktivasi Stasiun Rajapolah, Langkah Strategis Pemkab Tasikmalaya Perkuat Akses dan Dorong Ekonomi Daerah

110
0

Tasikmalaya Ketikone – Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan konektivitas dan pelayanan publik di sektor transportasi. Hal ini ditandai dengan kehadiran Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, bersama Wakil Bupati, Asep Sopari Al-Ayubi, dalam kegiatan launching reaktivasi Stasiun Rajapolah yang dilaksanakan pada Selasa 17 Maret 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung penuh antusias dan menjadi momentum penting bagi masyarakat Tasikmalaya, khususnya di wilayah Rajapolah dan sekitarnya. Reaktivasi stasiun ini bukan hanya sekadar pengoperasian kembali fasilitas transportasi, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan akses mobilitas masyarakat yang sebelumnya sempat terhenti.

Rangkaian kegiatan diawali dengan perjalanan menggunakan kereta api dari Stasiun Cipeundeuy menuju Stasiun Rajapolah. Perjalanan ini dilakukan sebagai bagian dari uji coba operasional sekaligus peninjauan langsung terhadap kesiapan layanan kereta api yang kini kembali melayani naik dan turun penumpang di stasiun tersebut. Sepanjang perjalanan, rombongan meninjau berbagai aspek teknis dan pelayanan guna memastikan keamanan serta kenyamanan pengguna jasa.

Baca juga: Hangatnya Kebersamaan di Balik Halal Bihalal, Viman Diky, Perkuat Soliditas ASN Kota Tasikmalaya

Dalam kesempatan tersebut, rombongan menggunakan Kereta Api Serayu dengan rute Pasar Senen–Purwokerto. Kereta ini dikenal luas sebagai salah satu moda transportasi yang ramah di kantong masyarakat, dengan tarif sekitar Rp63.000. Tarif yang terjangkau ini diharapkan mampu menjadi solusi transportasi yang efisien bagi masyarakat dari berbagai kalangan, baik untuk kebutuhan perjalanan jarak dekat maupun jarak jauh.

Bupati Tasikmalaya menyampaikan bahwa reaktivasi Stasiun Rajapolah merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membuka kembali akses transportasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan. Dengan beroperasinya kembali stasiun ini, masyarakat tidak hanya dimudahkan dalam mobilitas, tetapi juga mendapatkan alternatif transportasi yang lebih aman, nyaman, dan ekonomis.

Lebih jauh, kehadiran kembali layanan kereta api di Stasiun Rajapolah diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal. Aktivitas perdagangan, pariwisata, serta pergerakan barang dan jasa diprediksi akan meningkat seiring dengan semakin mudahnya akses transportasi. Hal ini tentu menjadi peluang besar bagi pelaku usaha, UMKM, hingga sektor informal untuk berkembang lebih pesat.

Baca juga:Akses Kesehatan Diperluas, Pemkab Tasikmalaya Gandeng Swasta Bangun RS Baru

Selain itu, reaktivasi ini juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur darat, serta menjadi langkah strategis dalam mendukung program pemerintah pusat dalam pengembangan transportasi massal yang ramah lingkungan.

Kegiatan launching tersebut turut dihadiri oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, para Asisten Daerah Setda, para Kepala SKPD, Ketua Karang Taruna, serta sejumlah tamu undangan lainnya yang memberikan dukungan penuh terhadap pengoperasian kembali stasiun ini.

Dengan diresmikannya kembali Stasiun Rajapolah, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya optimistis bahwa langkah ini akan menjadi titik awal peningkatan konektivitas wilayah yang berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Tasikmalaya sebagai daerah yang terus berkembang dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Reporter: Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini