Tasikmalaya Ketikone – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Roni Ahmad Sahroni, mewakili Bupati Tasikmalaya, memimpin pelaksanaan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 yang digelar di Lapangan Hitam Mapolres Tasikmalaya, Kamis 12 Maret 2026.
Dalam amanat Kapolri yang dibacakan oleh pimpinan apel, disampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi terpusat yang dilaksanakan selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini melibatkan sebanyak 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi di seluruh Indonesia.
“Operasi ini bertujuan untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran masyarakat dalam menjalankan ibadah dan aktivitas mudik maupun arus balik Lebaran,” ujarnya.
Baca juga:Hangatnya Kebersamaan di Balik Halal Bihalal, Viman Diky, Perkuat Soliditas ASN Kota Tasikmalaya
Lebih lanjut disampaikan, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.
Dalam rangka memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, Polri telah menyiapkan ribuan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang tersebar di berbagai titik strategis. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.
Apel gelar pasukan ini menjadi bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana, sekaligus mencerminkan komitmen serta sinergi lintas sektor dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026. Diharapkan, pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar.
Reporter: Dit




