Tasikmalaya Ketikone – Pemalsuan produk bermerek kembali meresahkan. Kali ini, nama besar Eiger, yang sudah dikenal luas sebagai brand perlengkapan outdoor berkualitas, dicatut oleh pihak tak bertanggung jawab. Beredar iklan di berbagai platform media sosial yang menawarkan produk seolah-olah dari Eiger dengan sistem Cash On Delivery (COD), sehingga menarik minat banyak konsumen.
Namun setelah barang diterima, sejumlah pembeli mengeluhkan bahwa produk yang dikirim ternyata bukan produk asli Eiger, melainkan barang palsu dengan kualitas jauh di bawah standar. Praktik ini bukan hanya merugikan konsumen, tetapi juga mencoreng citra dan reputasi Eiger sebagai brand yang selama ini dipercaya publik.
Baca Juga:Kejati DKI Jakarta Terima Audiensi DPW LPPKI DKI, Wakajati: Harapkan Adanya Kolaborasi
Menanggapi fenomena tersebut, pihak kami dari media akan segera melakukan konfirmasi dan penelusuran terhadap pihak atau pelaku yang diduga mengedarkan produk palsu tersebut. Langkah ini penting untuk memastikan klarifikasi, melindungi konsumen, sekaligus mendorong pihak berwenang agar mengambil tindakan tegas terkait peredaran produk ilegal yang merugikan banyak pihak.
Pemalsuan produk bukan sekadar pelanggaran etika, tetapi juga tindakan yang dapat berdampak hukum. Masyarakat pun diimbau untuk lebih berhati-hati, membeli produk hanya dari toko resmi, serta melaporkan apabila menemukan iklan mencurigakan yang mengatasnamakan Eiger.
Reporter:Dit




