Beranda Ragam Berita Antusias Masyarakat Desa Sukamukti Ikuti Tabligh Akbar Dan Pembagian Hadiah HUT Ke...

Antusias Masyarakat Desa Sukamukti Ikuti Tabligh Akbar Dan Pembagian Hadiah HUT Ke – 80 Kemerdekaan RI

391
0

Kab.Bandung Ketikone – Antusias masyarakat Desa Sukamukti ikuti “Tabligh Akbar dan Pemberian Hadiah dalam Hari Ulang Tahun Ke – 80 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang diprakarsai oleh Pemerintahan Desa Sukamukti, yang digelar di halaman Kantor Desa Sukamukti, Kecamatan Katapang (4/10/2025).

Dalam sambutannya Kepala Desa Sukamukti, H. Agus Tajudin S. Pd mengatakan, Alhamdulilah pada hari ini kami dari Pemdes Sukamukti, BPD dan unsur lainnya bisa gelar ‘Tabligh Akbar dengan penceramah Ustadz. Ucu Najmudin, M.Pd., Cht, dan pembagian hadiah dalam perayaan HUT Ke – 80 Kemerdekaan pada bulan Agustus lalu.

Tentunya ini sebagai rasa syukur dan berkah atas nikmat yang diberikan oleh Allah Subhannawata’alla, dimana kita diberi kesehatan, kenikmatan dan diberi umur panjamg.

Dalam hal ini tentunya kami ucapkan terimakasih pada seluruh unsur masyarakat baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan seluruh masyarakat atas segala dukungannya dimana acara ini bisa digelar, tak lupa mohon maaf atas segala kekurangannya.

Untuk program ini tentunya akan kami terus berlanjut setiap tahunnya, dan mudah – mudahan kedepaanya bisa lebih meriah lagi, semoga semua masyarakat yang hadir disini bisa menambah ilmu, menambah keimanan dan ketaqwaan serta mendapatkan imbalan yang setimpal dari Yang Maha Kuasa.

Sementara itu dalam ceramahnya Ustadz Ucu Najmudin mengatakan, kita sebagai manusia harus selalu bersyukur atas segala apa yang kita peroleh dan juga harus mempunyai niat yang bersih dalam melakukan berbagai hal yang akan kita lakukan.

Seperti halnya saat ini Pemerintah Desa dan unsur lainnya, dimana dalam kesempatan ini bisa berkumpul dan bersilatuhrahmi dengan niat yang tulus dan bersih, tentunya semua yang hadir disini harus terus belajar agar bisa mendapatkan magfiroh dari Allah Subhannawata’alla, jangan sampai masyarakat ketempat hiburan bisa hadir tapi ketempat ibadah jangan sampai ditinggalkan, tentunya dalam hal ini harus ada keseimbangan antara duniawi dan akherat.

 

 

 

Reporter : Den

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini