Beranda Daerah Ada 48 Unit Kendaraan Aset Milik Pemkot Sebagian Hilang? PMIT Desak BPKAD

Ada 48 Unit Kendaraan Aset Milik Pemkot Sebagian Hilang? PMIT Desak BPKAD

498
0

Kota Tasikmalaya Ketikone – Terkait Aset Daerah yang di duga raib, Perhimpunan Mahasiswa Independen Tasikmalaya (PMIT) melakukan aksi damai di depan kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk minta pertanggung jawaban, Rabu 05 maret 2025.

Ada dugaan 48 unit kendaraan milik aset pemerintah kota Tasikmalaya yang menghabiskan anggaran di taksir sebesar Rp.2,8 milyar. Dengan aksi ini sudah beberapa kali melakukan audensi dengan pihak BPKAD di kantor DPRD Kota Tasikmalaya beberapa waktu lalu.

PMI Tasikmalaya mendesak kepada pihak BPKAD untuk di minta pertanggung jawaban atas yang diduga hilangnya kendaraan aset milik pemerintah kota Tasikmalaya.

“Kami minta kepada orang yang pantas bisa di pinta pertanggung jawaban atas ganti rugi terhadap aset negara yang di duga hilang, kita di pastikan jika tidak ada maka persoalan ini akan di bawa ke ranah hukum, “Singkat Ujang saat penyampaian aksinya.

Menurut Ujang, ada aset yang telah berganti plat dari plat merah menjadi plat hitam , baik kendaraan roda dua juga roda empat bahkan nomor polisi nya oun sudah tidak ada, itu yang sudah tidak terdeteksi, “katanya

Melihat bobroknya pemerintahan kita, kata ujang, “yang seharusnya amanat dalam hal ini. Jadi BPKAD harus bertanggung jawab atas kendaraan yang belum bisa di telusuri, “Pungkas Dia

Sementara Kepala Bidang Aset Daerah BPKAD Hj Yeni Mulyani menjelaskan, “Untuk saat ini ada 15 unit kendaraan yang bisa di hadirkan dan bisa di cek sesuai data mahasiswa pegang. Kemudian ada yang di operasionalkan oleh pihak lain baik dari PMI, Pramuka, DKM Mesjid Agung, “katanya

Karena sebagian tidak bisa di hadirkan salam keadaan kondisi mogok tapi mereka siap untuk on the spot, bahkan termasuk yang 8 unit yang ada di KPU saat ini rusak berat, “ujar Kabid Aset

Selain itu ada yang sudah di lelang beberapa unit dan itu aman bahkan disiapkan SK nya, bahkan risalahnya lelang dari KPKNL juga ada dan itu di siapkan, “katanya

“Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak provinsi, karena nomor polisinya tidak di mencerminkan no pemkot tetapi hanya D 58 sekian. “jelas Kabid Aset Yeni.

Tetapi kalau di sana memang sudah tercatat kita akan konsultasikan dengan pihak BPK untuk di keluarkan dari daftar pemilik daerah , tetapi bukan hilang artinya di catat di tingkat provinsi, “ujar Kabid

Lanjut Kabid Yeni, “Sampai saat ini dari jumlah 48 unit kendaraan masih ada 5 kendaraan yang posisinya masih di telusuri oleh pihak BPKAD Kota Tasikmalaya, “Pungkas Kabid Aset Hj Yeni Mulyani dalam penyampaiannya

Reporter:Dit

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini