Beranda Ragam Berita Taufik SE, Untuk Ketahanan Pangan Khususnya Di Desa Sukamenak Menjadi Tantangan Tersendiri

Taufik SE, Untuk Ketahanan Pangan Khususnya Di Desa Sukamenak Menjadi Tantangan Tersendiri

572
0

Kab.Bandung Ketikone – Kepala Desa Sukamenak, Taufik SE (Kang Opik) saat dikompirmasi di Kantor Desa Sukamenak, Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung (18/2/2025) untuk program ketahanan pangan, khususnya di Desa Sukamenak menjadi tantangan tersendiri.

Sebab menurut Kang Opik sebagaimana disampaikan dalam berbagai kesempatan bahwa desa perkotaan yang luas wilayahnya padat penduduk, yang memang ada beberapa desa khususnya di Desa Sukamenak regulasinya harus dilaksanakan oleh Bumdes, yang kebetulan sisi baiknya Bumdes yang ada di Desa Sukamenak berjalan baik.

Secara otomatis, Bumdes Desa Sukamenak secara teknis tidak menemukan kendala, hanya saja yang menjadi kendala untuk membentuk unit usaha yang sifatnya produksi untuk lahan pertanian dan perikanan serta lahan peternakan itu sangat sulit ketika kita harus menjadi komoditi, terutama untuk suplai lahan komoditi untuk suplai program makananan bergizi.

Menurut Kang Opik perlunya langkah – langkah yang kami lakukan untuk pemberdayaan masyarakat dengan sekema urban farming (pertanian dilevel perkotaan), Alhamdulilah sampai saat ini kami sudah mempunyai kelompok tani yang sudah berjalan sampai tahun 2025 yang juga sudah menjadi binaan Dinas Pertanian sebanyak 2 kelompok tani dan menjadi binaan desa sekitar 3 kelompok tani, dengan total 5 kelompok tani.

Untuk pembinaan pemberdayaan masyarakat bidang pertanian yang ada diwilayah – wilayah yang memiliki fasilitas umum yang bisa kita manfaatkan, seperti halnya diperumahan – perumahan yang memiliki fasilitas umum yang sangat luas kita melakukan komunikasi tentang itu, dalam hal ini akan memakai lahan pasos pasum.

Untuk jenis yang akan kami kembangkan yang sudah berjalan untuk pertanian juga ada, ternak domba, perikanan, tentunya dalam hal ini juga akan kami kembangkan padi hibyrida yang ditanam di polibag dan untuk ikan akan dikembangkan di bioflok, selain dari pada itu untuk ikan akan dikembangkan di kolam yang ada di carik desa.

Yang jelas ini sebagai tantangan baru untuk Desa Sukamenak, tapi dalam sisi manajemen Bumdes kami optimis, tetapi untuk menjadi bahan komiditi bahan skala industri itu memang sulit karena lahannya terbatas dan mungkin dari sisi SDMnya yang mempunyai jiwa tani khususnya diperkotaan sudah menurun, dan ini menjadi perhatian Pemdes dalam program ketahanan pangan. “pungkasnya.

 

 

Reporter : Den

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini