Beranda Birokrasi Pembangunan RSUD dr Soekarjo Terkait KSO, HM Yusuf Nunggu Dewas

Pembangunan RSUD dr Soekarjo Terkait KSO, HM Yusuf Nunggu Dewas

336
0

KotaTasik Ketikone – Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soekarjo Kota Tasikmalaya jadi sorotan pihak DPRD Kota Tasikmalaya, Sehingga Ketua DPRD  sebut itu jadi persoalan serius, dan itu jadi PR bersama, “Ucap Aslim SH setelah usai rapat  paripurna ke-8. Senin 09 mei 2022.

Sementara Wali Kota Tasikmalaya Muhammd Yusuf menjelaskan, “Saya akan bersama Sekda akan menyelesaikan dulu terkait yang pisik, setelah pengacaranya dari rumah sakit sudah di putus, nanti kita selesaikan antara pihak pengusaha pisik dengan pihak rumah sakit kita di pertemukan supaya ada jalan keluar yang terbaik, “katanya

“Ya mungkin ada beberapa kerja sama operasional (KSO) yang akan di revisi, kalau rumah sakit belum mampuh untuk membiayai sendiri, maka di buat  KSO kerjasama yang saling menguntungkan, kira kira mana yang akan di revisi lagi KSO nya, Kita belum tau KSO yang mana, karna kita nunggu laporan dari dewan pengawas, “ucapnya.

“Kita menunggu laporan KSO mana saja yang dilakukan dengan rumah sakit, apakah KSO nya sudah habis atau di putus bahkan bisa perpanjang mungkin ada alternatif lain, “katanya

Contohnya Leb,disana sudah habis, saya berharap Ramah sakit kerjasama dengan BUMN, supaya lebih enak sama sama pemerintah BUMN terutama parmasi, Indofarma,IGM,Kimia Farma bisa melakukan kolaborasi dengan rumah sakit, termasuk stok obat, “ucap Walkot

“Kita sudah komuniksi degan indofarma dengan IGM mereka akan menyiapkan juga obat untuk rumah sakit Nol limit, nanti yang tidak ada di Kimiafarma akan di pasok dengan yang Indofarma, supaya obat tidak Kosong, jadi kita tidak hawatir kalau kerja sama dengan BUMN, “katanya.

Jadi jangan sampai obat kosong , karna kasihan bagi pasien ketika obat kosong, makanya kita akan perbaiki dulu manajemen rumah sakit termasuk keberadaan obat harus tersedia, percuma manajemen bagus tapi sarana prasarannya tidak ada, karna sebelumnya banyak pasien kekurangan obat, sehingga beli keluar, karna harga obat di luar beda,kan kasihan bagi pasin, “ujar Walkot.

Kita akan perbaiki dulu manajemen rumah sakit sampai sedetil, dasarnya hasil laporan dari dewan pengawas , antara direksi dengan seluruh jajaranya wadir wadir mereka kerjasama yang baik, dan semuanya harus sepengetahuan dewan pengawas , “Pungkas Walkot HM Yusuf setelah Rapat Paripurna ke-8 pembukaan masa sidang ke 2021-2022 di Depan Gedung DPRD.

Reporter:Ditya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini