Tasikmalaya Ketikone – Bupati Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.AP., bersama Wakil Bupati Tasikmalaya, H. Asep Sopari Al-Ayubi, S.P., M.I.P., menghadiri kegiatan Kirab Santri dan Napak Tilas Pondok Pesantren dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional Tahun 2026 tingkat Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (20/10/2026).
Kirab santri ini diikuti para santri dan santriwati dari berbagai pondok pesantren di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarpesantren sekaligus mengenang perjalanan sejarah dan perjuangan para ulama dalam membangun kehidupan keagamaan serta kebangsaan.
Pawai kirab dimulai dari depan Kantor BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, kemudian melintasi kawasan Badakpaeh, Cikiray, Pasar Singaparna, Sukahaji, hingga Jalan Raya Pemda. Rombongan selanjutnya mengakhiri perjalanan di Halaman Setda Kabupaten Tasikmalaya.
Baca juga:Bupati Cecep Dorong Investasi Panas Bumi Gunung Galunggung, Manfaat bagi Masyarakat Jadi Sorotan
Dalam sambutannya, Bupati Cecep Nurul Yakin menyampaikan bahwa kirab santri bukan sekadar kegiatan pawai, melainkan simbol perjalanan sejarah, semangat perjuangan, persatuan, serta pengabdian para ulama dan santri kepada agama, bangsa, dan negara.
Menurutnya, nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para ulama dan santri harus terus dijaga serta diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk melalui kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Tasikmalaya tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi. Pembangunan sumber daya manusia yang beriman, berilmu, berkarakter, serta memiliki kepedulian sosial merupakan bagian penting dalam mewujudkan kemajuan daerah.
Baca juga:Wabup Bandung Dorong PMI Perluas Kontribusi untuk Masyarakat
Bupati Cecep berharap pondok pesantren di Kabupaten Tasikmalaya terus melahirkan generasi yang memiliki pemahaman agama mendalam, wawasan luas, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk kemajuan teknologi.
“Saya berharap, dari pesantren-pesantren di Kabupaten Tasikmalaya akan terus lahir generasi yang memiliki kedalaman ilmu agama, keluasan wawasan, kecakapan dalam menghadapi perkembangan teknologi,” demikian harapan Bupati Cecep dalam sambutannya.
Melalui kegiatan Kirab Santri dan Napak Tilas Pondok Pesantren ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berharap semangat Hari Santri Nasional dapat menjadi pengingat akan pentingnya peran pesantren dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia, berpengetahuan luas, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Tasikmalaya pun menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan kalangan pesantren dalam menjaga nilai-nilai keagamaan sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berlandaskan iman, ilmu, dan akhlak.
Reporter: Kus




