Beranda Pendidikan Festival Santri Nusantara Cigondewah Hilir Jilid ke-8 Diikuti 277 Santri, Perebutkan Piala...

Festival Santri Nusantara Cigondewah Hilir Jilid ke-8 Diikuti 277 Santri, Perebutkan Piala Bergilir

46
0

Kab.Bandung Ketikone – Pemerintah Desa Cigondewah Hilir kembali menggelar Festival Santri Nusantara (FSN) jilid ke-8 dengan melibatkan 277 santri. Kegiatan tahunan ini menjadi wadah bagi para santri untuk mengembangkan potensi, kreativitas, serta kemampuan dalam bidang keagamaan.

Ketua Pelaksana Festival Santri Nusantara Desa Cigondewah Hilir, Muhammad Abdul Gani, menyampaikan Usai pembukaan di Gor Desa Cigondewah Hilir, Kecamatan Margaasih (21/10/2026), bahwa pada penyelenggaraan tahun ini terdapat sembilan mata lomba yang diikuti para santri dari berbagai madrasah di wilayah Desa Cigondewah Hilir.

“Alhamdulillah, tahun ini ada sembilan mata lomba yang diselenggarakan oleh pemerintah desa, dengan jumlah peserta mencapai 277 santri,” ujar Muhammad Abdul Gani.
Adapun sembilan mata lomba yang diselenggarakan meliputi tahfidz Juz Amma, Asmaul Husna, tahsin Al-Qur’an, syarhil Qur’an, pidato bahasa Indonesia, azan, kaligrafi, karnaval kostum terbaik (best costume carnival), serta murattal Al-Qur’an.

Menurutnya, Festival Santri Nusantara bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga sarana untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap nilai-nilai Islam sekaligus mendorong keberanian, keterampilan, dan rasa percaya diri para santri.
Dalam festival tahun ini, para peserta juga memperebutkan piala bergilir yang sebelumnya dimenangkan oleh Majelis Nurul Karomah RW 06 pada Festival Santri Nusantara jilid ke-7. Piala tersebut kemudian diserahkan kembali kepada panitia untuk diperebutkan dalam penyelenggaraan jilid ke-8.

Baca juga : HUT ke-25 Kota Tasikmalaya, Viman Ajak Masyarakat Syukuri Capaian dan Perkuat Komitmen Pembangunan

Sementara itu, posisi runner-up pada penyelenggaraan sebelumnya diraih Madrasah Darul Fatah yang berada di RW 05.
Muhammad Abdul Gani menjelaskan, rangkaian kegiatan berlangsung selama dua hari. Hari pertama diisi dengan berbagai perlombaan, sedangkan hari kedua menjadi puncak acara yang dilaksanakan pada 22 Oktober, bertepatan dengan peringatan Hari Santri Nasional.

Pada acara puncak tersebut, kegiatan akan diisi dengan karnaval santri, pembagian hadiah kepada para pemenang, serta pembagian doorprize yang telah dikumpulkan melalui dukungan warga Desa Cigondewah Hilir.

Untuk menjaga objektivitas penilaian, panitia menghadirkan dewan juri dari luar desa, di antaranya dari Desa Mekarrahayu dan Kecamatan Margahayu. Keterlibatan juri dari luar wilayah tersebut diharapkan dapat mendukung proses penilaian yang lebih objektif dan profesional.
Muhammad Abdul Gani juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah desa, seluruh panitia, masyarakat, serta pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya Festival Santri Nusantara jilid ke-8.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda positif dalam membina generasi muda yang religius, berprestasi, serta memiliki semangat untuk terus belajar.

“Pesan saya, para santri jangan berhenti berinovasi dan jangan berhenti berkreasi. Karena itu merupakan bagian dari jiwa dan ruh jihad para santri. Tetaplah mencari ilmu dan terus mengembangkan kemampuan diri,” tuturnya.

Melalui Festival Santri Nusantara, Pemerintah Desa Cigondewah Hilir diharapkan dapat terus memberikan ruang bagi para santri untuk menunjukkan bakat dan kemampuan, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan semangat Hari Santri Nasional di tengah masyarakat.

 

Reporter : Den

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini