Beranda Ragam Berita Irman Syarif Usman Ingin Jadikan Desa Sayati Lebih Sinergi dan Berdaya

Irman Syarif Usman Ingin Jadikan Desa Sayati Lebih Sinergi dan Berdaya

15
0

Kab.Bandung Ketikone – Irman Syarif Usman, yang akrab disapa Kang Bule, menyatakan kesiapannya untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan Desa Sayati, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung. Dengan pengalaman serta gagasan yang dimilikinya, Irman ingin mendorong Desa Sayati menjadi desa yang semakin maju, mandiri, berdaya dan mampu membangun sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, kelembagaan desa serta berbagai unsur lainnya.

Sebagai bakal calon Kepala Desa Sayati, Irman Syarif Usman membawa tagline “ENDEURKEUN”, yang merupakan akronim dari Edukasi, Nilai Gotong Royong, Daya Ekonomi, Usaha Produktif, Kemandirian, dan Keunggulan Desa yang Nyata.

Menurutnya, tagline tersebut bukan sekadar slogan, tetapi menjadi gagasan yang ingin diwujudkan melalui langkah-langkah nyata dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Desa Sayati.

“ENDEURKEUN ini kami jadikan sebagai semangat untuk bersama-sama membangun desa yang mandiri, berdaya dan berkelanjutan. Pembangunan desa tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan sinergi dan keterlibatan seluruh masyarakat,” ujar Irman.

Ia menilai, pembangunan desa harus berjalan seiring dengan peningkatan kapasitas masyarakat. Karena itu, aspek edukasi dan pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu perhatian penting yang ingin didorong. Masyarakat tidak hanya ditempatkan sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga diharapkan menjadi pelaku utama dalam berbagai program yang dilaksanakan di desa.

Menurut Irman, potensi masyarakat Desa Sayati cukup besar dan dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan produktif. Untuk itu, penguatan ekonomi masyarakat, pengembangan usaha produktif, serta pemanfaatan potensi lokal perlu mendapatkan perhatian secara berkelanjutan.

“Pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting. Bagaimana masyarakat diberikan ruang untuk berkembang, bagaimana potensi yang ada bisa dikembangkan menjadi kegiatan yang produktif dan pada akhirnya dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat,” katanya.

Selain bidang ekonomi, Irman juga menekankan pentingnya mempertahankan dan memperkuat nilai gotong royong sebagai modal sosial dalam pembangunan desa. Menurutnya, kemajuan desa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya kebersamaan, kepedulian dan partisipasi masyarakat.

Baca juga : Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Bandung Perkuat Karakter dan Budaya Sunda

Ia berharap, sinergi antara pemerintah desa dengan RT, RW, BPD, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, pelaku UMKM serta seluruh elemen masyarakat dapat terus diperkuat. Dengan sinergi tersebut, setiap program pembangunan diharapkan dapat disusun berdasarkan kebutuhan dan potensi masyarakat.

Irman juga menginginkan adanya pembangunan yang berkelanjutan. Artinya, program yang dilaksanakan tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang bagi masyarakat Desa Sayati.

“Desa harus mempunyai keunggulan yang nyata. Potensi yang ada jangan hanya menjadi potensi, tetapi harus bisa dikembangkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui konsep ENDEURKEUN, Irman Syarif Usman ingin mengajak seluruh masyarakat Desa Sayati untuk membangun desa secara bersama-sama. Edukasi, gotong royong, penguatan ekonomi, usaha produktif, kemandirian dan keunggulan desa menjadi bagian yang saling berkaitan dalam mewujudkan pembangunan yang lebih berkelanjutan.

Baginya, keberhasilan pembangunan desa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah desa, melainkan merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat. Karena itu, komunikasi, keterbukaan, partisipasi dan sinergi menjadi langkah penting yang ingin dikedepankan dalam membangun Desa Sayati ke depan.

Dengan semangat tersebut, Kang Bule berharap Desa Sayati dapat terus berkembang menjadi desa yang memiliki masyarakat berdaya, ekonomi yang tumbuh, potensi lokal yang berkembang serta kehidupan sosial yang tetap kuat dengan semangat kebersamaan dan gotong royong.

 

Reporter : Den

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini