Beranda Birokrasi Jumat Bersih Jadi Gerakan Bersama, Pemkab Bandung Siapkan Mitigasi Musim Kemarau

Jumat Bersih Jadi Gerakan Bersama, Pemkab Bandung Siapkan Mitigasi Musim Kemarau

17
0

Kab.Bandung Ketikone – Pemerintah Kabupaten Bandung terus memperkuat budaya hidup bersih melalui Gerakan Indonesia ASRI yang dirangkaikan dengan senam bersama dan korve massal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, Jumat (10/7/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Upakarti, Soreang, tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengatakan, kegiatan korve membersihkan lingkungan telah menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap Selasa dan Jumat oleh seluruh perangkat daerah, kecamatan, pemerintah desa, puskesmas hingga rumah sakit di Kabupaten Bandung. Pemerintah daerah juga mengajak seluruh masyarakat membudayakan kegiatan serupa di lingkungan masing-masing.

“Kami mengimbau seluruh warga Kabupaten Bandung agar setiap Selasa dan Jumat melaksanakan korve membersihkan lingkungan. Kebersihan adalah pangkal kesehatan. Karena itu, menjaga kebersihan harus menjadi budaya bersama,” ujar bupati yang kerap disapa KDS ini.

Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan korve, seluruh aparatur terlebih dahulu mengikuti senam bersama sebagai upaya menjaga kebugaran. Setelah itu, masing-masing perangkat daerah melaksanakan aksi bersih-bersih di lingkungan kerjanya.

KDS juga mengimbau agar daun-daun yang berguguran tidak dibuang, melainkan dikumpulkan dan dimanfaatkan menjadi kompos di sekitar pepohonan sebagai bagian dari pengelolaan sampah organik.

Baca juga : Hari Bhayangkara ke-80, Ali Syakieb Ajak Polri Terus Tingkatkan Profesionalisme

Menghadapi musim kemarau yang mulai dirasakan di sejumlah wilayah, KDS mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Ia meminta sampah kering tidak dibakar maupun dibuang sembarangan, terutama jika terdapat puntung rokok yang dapat memicu kebakaran.

Sejalan dengan itu, KDS menginstruksikan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memperkuat langkah mitigasi bencana di wilayah-wilayah rawan kebakaran.

KDS juga meminta Dinas Pertanian bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) mempercepat penanganan jaringan irigasi guna menjaga ketersediaan air bagi sektor pertanian. Sementara kepada Perumda Air Minum Tirta Raharja, ia meminta agar menyiapkan distribusi air bersih melalui mobil tangki di kecamatan maupun daerah yang berpotensi mengalami kekeringan.

“Persiapan ini harus dilakukan sejak dini agar masyarakat tetap mendapatkan pelayanan air bersih selama musim kemarau,” katanya.

Menurut KDS, gerakan menjaga kebersihan lingkungan tidak hanya berdampak pada terciptanya lingkungan yang sehat, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan angka harapan hidup masyarakat sebagai salah satu indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung.

Sementara itu, salah seorang warga Kampung Sodong, Kecamatan Kutawaringin, Dema Ahmad Yanuar (29) mengapresiasi penyelenggaraan Gerakan Indonesia ASRI yang juga menghadirkan bazar sembako murah.

Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan manfaat ganda bagi masyarakat karena mendorong pola hidup sehat melalui olah raga sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“Alhamdulillah saya senang dengan adanya senam bersama dan bazar sembako murah. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap hari Jumat karena sangat membantu masyarakat,” ujarnya.

 

Reporter : Den

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini