Kota Tasik Ketikone – Usai mendampingi suami tercinta, Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya Rd Diky Candra Negara, dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Kota Tasikmalaya yang digelar di Lapangan Upacara Bale Kota Tasikmalaya, Jalan Letnan Harun, Senin 1 Juni 2026, Rani Permayani melanjutkan agenda kegiatannya dengan menghadiri Pekan Raya Cilamajang 2026 yang berlangsung di Kelurahan Cilamajang, Kecamatan Kawalu.
Kehadiran Rani Permayani di lokasi kegiatan disambut hangat oleh Lurah Cilamajang, Yuni Umrotul Khulasoh, S.Sos., bersama jajaran panitia serta ratusan warga yang memadati area kegiatan. Antusiasme masyarakat terlihat begitu tinggi dalam mengikuti rangkaian acara yang menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah kreativitas warga tersebut.
Dalam sambutannya, Rani Permayani menyampaikan permohonan maaf dari Pelaksana Harian Wali Kota Tasikmalaya, Rd Diky Candra Negara, yang tidak dapat hadir secara langsung karena harus menjalankan tugas pemerintahan pada agenda lain yang tidak dapat diwakilkan.
Baca juga:Wujud Empati, Diky Candra Negara Hadiri Pemakaman Ibunda Anton Charliyan
“Atas nama Kang Diky Candra Negara, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kelurahan Cilamajang. Beliau saat ini sedang melaksanakan tugas dan agenda pemerintahan di tempat lain yang tidak bisa ditinggalkan. Oleh karena itu, beliau meminta saya untuk hadir dan bersilaturahmi dengan masyarakat di sini,” ujar Rani.
Rani mengaku merasa bahagia dapat berada di tengah-tengah masyarakat Kelurahan Cilamajang yang dinilainya sangat kompak dan antusias dalam menyelenggarakan kegiatan yang positif serta bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Menurutnya, Pekan Raya Cilamajang bukan hanya menjadi ajang hiburan semata, tetapi juga memiliki nilai penting dalam mempererat kebersamaan, memperkuat silaturahmi antarwarga, serta mendorong lahirnya berbagai kreativitas masyarakat yang dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan lingkungan.
Baca juga:Karang Taruna Kabupaten Tasikmalaya Resmi Dilantik, Bupati Cecep: Jadilah Pelopor Perubahan Sosial
“Saya melihat semangat gotong royong dan kebersamaan yang luar biasa dari warga Cilamajang. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk mempererat persaudaraan sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menampilkan berbagai potensi dan kreativitas yang dimiliki,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Rani juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah bekerja keras menyukseskan Pekan Raya Cilamajang 2026. Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, kegiatan ini telah berlangsung sejak Jumat, 29 Mei 2026, dengan berbagai rangkaian acara yang sarat nilai keagamaan dan edukasi.
Berbagai perlombaan bernuansa religi digelar selama pelaksanaan kegiatan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana yang baik dalam menanamkan nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun karakter generasi muda.
Baca juga:Bupati Cecep Resmi Launching Mal Pelayanan Publik Digital Nasional Versi 2
Pada hari terakhir pelaksanaan Pekan Raya Cilamajang, panitia menghadirkan Safari Dakwah yang disampaikan oleh Ustadz Zaki Mirza. Tausiyah yang disampaikan mendapat perhatian besar dari masyarakat yang hadir dan berlangsung dengan penuh khidmat.
“Hari ini merupakan hari terakhir kegiatan Pekan Raya Cilamajang. Kami mengucapkan terima kasih kepada Ustadz Zaki Mirza yang telah menyampaikan tausiyah yang menyejukkan hati serta memberikan banyak hikmah dan inspirasi bagi kita semua,” ungkap Rani.
Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan Pekan Raya Cilamajang dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi wilayah lainnya di Kota Tasikmalaya dalam membangun masyarakat yang harmonis, religius, dan produktif.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta ramah tamah antara masyarakat dan tamu undangan, menandai berakhirnya rangkaian Pekan Raya Cilamajang 2026 yang berlangsung meriah, penuh kekeluargaan, dan memberikan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir.
Reporter: Dit




