Kota Tasik Ketikone – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Tasikmalaya yang digelar pada Sabtu, 18 April 2026, menjadi momentum penting dalam perjalanan konsolidasi dan penguatan organisasi partai di tingkat daerah. Dengan mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Membangun Marwah”, kegiatan ini tidak hanya sekadar agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi ruang strategis untuk mempererat kebersamaan, memperkuat soliditas kader, serta meneguhkan kembali jati diri PPP sebagai partai yang berakar kuat pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus dari tingkat pusat hingga daerah. Perwakilan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP hadir untuk memberikan arahan sekaligus memastikan roda organisasi berjalan selaras dengan kebijakan nasional partai. Berdasarkan data terbaru periode 2025–2026, Imam Fauzan A. Uskara menjabat sebagai Bendahara Umum DPP PPP, yang menjadi salah satu figur penting dalam struktur kepengurusan pusat dan memiliki peran strategis dalam penguatan organisasi.
Baca juga:Langkah Baru Diky Candra, Dari Dunia Hiburan ke Politik Dibahas di Podcast Unsil
Hadir pula Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, yang memberikan arahan penuh makna kepada seluruh kader yang hadir. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya menjaga ukhuwah islamiyah di tengah dinamika politik yang semakin kompleks. Ia juga mengingatkan bahwa kekuatan PPP tidak hanya terletak pada struktur organisasi, tetapi juga pada kekompakan, loyalitas, dan komitmen kader dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Dalam rangkaian kegiatan Muscab, berbagai agenda strategis dibahas secara mendalam, mulai dari laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya, penyusunan program kerja ke depan, hingga pembahasan arah kebijakan partai di tingkat daerah. Diskusi yang berlangsung dinamis menunjukkan tingginya kepedulian kader terhadap masa depan PPP di Kota Tasikmalaya.
Baca juga:Tak Ada Batas! Bupati Tasik Cecep Suntik Motivasi Atlet NPCI Tasikmalaya
Tema “Merajut Ukhuwah, Membangun Marwah” menjadi benang merah dalam setiap rangkaian kegiatan. Ukhuwah yang dimaksud bukan hanya sekadar hubungan emosional antar kader, tetapi juga mencerminkan semangat persatuan yang kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan. Sementara itu, membangun marwah partai dimaknai sebagai upaya mengembalikan kepercayaan publik melalui kinerja nyata, integritas, serta keberpihakan kepada kepentingan masyarakat.
Muscab ini juga menjadi momentum untuk memperkuat positioning PPP sebagai partai yang adaptif terhadap perubahan zaman, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai dasar perjuangannya. Di tengah tantangan politik yang semakin kompetitif, PPP dituntut untuk mampu menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat serta menjadi jembatan aspirasi umat.
Baca juga:Rakerda PKS Kota Tasikmalaya Tegaskan Politik Pelayanan dan Gagasan
Dengan terselenggaranya Muscab ini, diharapkan PPP Kota Tasikmalaya dapat semakin solid, terorganisir dengan baik, serta mampu menghadirkan kepemimpinan yang visioner dan responsif. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam forum ini diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi modal utama dalam menghadapi agenda-agenda politik ke depan.
Lebih dari sekadar kegiatan organisasi, Muscab PPP Kota Tasikmalaya tahun 2026 ini menjadi simbol kebangkitan dan penguatan kembali marwah partai. Dengan ukhuwah yang semakin erat dan komitmen yang semakin kuat, PPP diharapkan mampu terus berkontribusi dalam pembangunan daerah serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Baca juga:Ahmad Bajuri Hadiri Rakercab, Demokrat Tasik Siapkan Strategi, Target Politik Dibidik
Dalam kesempatan tersebut, Imam Fauzan A. Uskara menegaskan bahwa pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keberlangsungan dan kekuatan organisasi partai di tingkat daerah.
Menurutnya, Muscab bukan sekadar agenda formal atau rutinitas organisasi, melainkan forum strategis untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepengurusan, memperkuat konsolidasi kader, serta merumuskan arah perjuangan partai ke depan agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Ia juga menekankan bahwa melalui Muscab, kader PPP dapat mempererat ukhuwah dan membangun komunikasi yang lebih solid antar pengurus maupun dengan basis konstituen. Hal ini dinilai penting, terutama dalam menghadapi dinamika politik yang terus berkembang dan menuntut kesiapan serta kekompakan seluruh elemen partai.
Baca juga:Bupati Cecep Dorong Transformasi Ekonomi dan Percepatan Infrastruktur di Tasikmalaya
Lebih lanjut, Imam Fauzan menyampaikan bahwa Muscab harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk melahirkan kepemimpinan yang kuat, amanah, dan mampu membawa PPP semakin dipercaya oleh masyarakat. Ia berharap hasil dari Muscab ini tidak hanya menghasilkan struktur kepengurusan yang baru, tetapi juga melahirkan semangat baru dalam membangun marwah partai.
“Melalui Muscab, kita ingin memastikan bahwa roda organisasi berjalan dengan baik, kader tetap solid, dan PPP mampu hadir sebagai solusi bagi masyarakat,” tegasnya.
Dengan penegasan tersebut, diharapkan seluruh kader PPP, khususnya di Kota Tasikmalaya, dapat menjadikan Muscab sebagai titik awal untuk memperkuat peran dan kontribusi partai dalam pembangunan daerah serta perjuangan politik yang berorientasi pada kepentingan umat dan bangsa.
Reporter: Dit




